24 Makanan Berbau Menyengat yang Digemari Orang di Seluruh Dunia

24 Makanan Berbau Menyengat yang Digemari Orang di Seluruh Dunia

Secara umum, indera penciuman kita menjadi indikator pertama bagaimana rasa makanan yang kita cium. Jika baunya enak, maka makanannya pun lezat. Tetapi hal ini menjadi tidak berlaku pada beberapa makanan dari berbagai negara ini, di antaranya ada buah dan sayur, bumbu masakan bahkan ikan. Makanan  berikut baunya tidak sedap namun orang di seluruh dunia malah tergila-gila, di antaranya adalah :

1. Buah Durian


Buah durian berasal dari Asia dengan kulit yang dipenuhi duri, isinya berwarna kuning dan baunya menyengat hingga beberapa maskapai dan hotel memberi larangan untuk membawanya.  Durian mengandung vitamin dan antioksidan, dapat dimakan langsung atau diolah menjadi berbagai jenis minuman dan dessert yang disukai banyak orang.

2. Locust fruit/Jatoba/Carao (Stinking Toe Fruit)


Stinking Toe Fruit adalah buah berbentuk seperti jempol kaki dari pohon West Indian Locust atau courbaril dari Kepulauan Karibia. Saat kulitnya yang keras dan tebal dibuka, bau tidak sedap akan tercium. Daging buahnya kering, rasanya manis seperti gula bubuk, sangat mudah terlarut dalam air atau susu sehingga bisa ditambahkan pada roti, biscuit, es krim, sup, atau campuran minuman atole. Anehnya, jika buah ini tidak berbau saat dibuka kulitnya, maka itu berarti buahnya sudah busuk.

3. Petai (Stink Beans/Bitter Beans)

Petai populer di Asia Tenggara karena rasanya yang khas dengan bau menyengat. Petai mengandung karbohidrat, protein, lemak dan mineral yang penting bagi tubuh.  Petai dapat dimakan mentah atau dimasak bersama bahan makanan lainnya.

4. Jengkol/Jering (Dogfruit)

Jengkol merupakan tumbuhan khas  Asia Tenggara yang bergizi tetapi memiliki bau khas yang tidak sedap karena asam jengkolat dalam bijinya.  Biji buah jengkol ini dapat diolah menjadi semur, balado, rendang, keripik, dan sebagainya.  Asam jengkolat yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan.

Baca juga : Daun Pisang Bukan Hanya untuk Memasak, Berikut Manfaat Lain dari Daun Pisang

5. Kubis Brussel (Brussels sprouts)

Kubis Brussels ini terkenal di Brussels, Belgia, bentuknya mirip kubis bulat dalam bentuk mini berwarna hijau.  Baunya  tidak sedap karena kaya akan gas hidrogen sulfida yang menguap menjadi belerang saat dipanaskan/dimasak. Meskipun rasanya pahit dan bau, kubis ini bisa menjadi makanan lezat bergizi tinggi jika diolah dengan benar.

6. Surströmming

Surströmming adalah makanan kaleng dari Swedia berupa ikan hering yang difermentasikan dalam gentong selama 2 bulan lalu dimasukkan ke dalam kaleng selama hampir setahun sehingga berbau seperti ikan busuk.  Fermentasi terjadi oleh asam laktik dari tulang belakang ikan dan kaleng bisa menggembung karena tekanan.  Surströmming dilarang oleh beberapa maskapai karena resiko meledak. Surströmming biasanya dijadikan isian sandwich bersama dengan mentega, kentang, bawang Bombay, dan krim asam.

7. Lutefisk or Lye Fish (Ikan Lindi)

Lutefisk adalah sajian ikan kod berbau menyengat dengan rasa lembut berasal dari Nordik (Swedia dan Norwegia). Ikan kod kering direndam dalam larutan lindi (larutan alkali untuk mengawetkan) selama beberapa hari. Larutan lindi dihilangkan dengan merendam ikan dalam air dingin. Lutefisk dibakar atau direbus hingga tekstur seperti agar-agar , lalu disajikan dengan kentang rebus, mentega leleh. 

Baca juga : 7 Makanan Paling Nyeleneh Ini Bakalan Buat Kamu Geleng-Geleng Kepala

8. Ikan Asin (Salted Fish)

Ikan asin adalah makanan dari ikan yang diawetkan, baunya amis menyengat, bisa disimpan berbulan-bulan. Ikan dibersihkan, ditaburi atau direndam dalam larutan garam, lalu dijemur hingga kering. Ikan asin harus digoreng dulu sebelum dimakan bersama nasi putih dan sambal, nasi goreng, tumisan sayur dan masakan lainnya. Tidak hanya berbagai jenis ikan (jambal roti, teri, peda, dan sebagainya), hasil laut lain seperti cumi-cumi dan udang rebon pun bisa diawetkan dengan cara yang sama.

9. Kusaya 

Kusaya dalam bahasa Jepang berarti ‘itu bau’,  adalah sajian ikan khas Jepang yang direndam dalam air garam lalu dikeringkan di bawah sinar matahari sehingga menghasilkan ikan yang berbau tajam namun rasanya lembut. Menariknya, air garam (kusaya-eki) digunakan berkali-kali selama ratusan tahun hingga menjadi lengket, bau dan berwarna seperti teh itu diwariskan sebagai pusaka keluarga. Kusaya terbaik dihasilkan di Pulau Niijima. Kusaya dimakan bersama sake atau minuman khas Jepang lainnya.

10. Narezushi

Narezushi merupakan jenis sushi pertama di Jepang, dibuat dari ikan asin kering yang dicampur nasi lalu difermentasi dalam ruangan gelap dengan suhu ruangan selama bulanan hingga puluhan tahun. Jenis narezushi yang paling umum adalah Funazushi dari ikan nigorobuna. Narezushi berbau tajam dan rasanya asam, biasanya dihidangkan dengan nasi, bubur atau digoreng, dilengkapi saus goopy atau yogurt. 

Baca : Luar Biasa! 10 Makanan Biasa Yang Disajikan Ala Restoran Mewah Ini Berubah Jadi Makanan Mahal Tapi Keren

11. Rakfisk

Rakfish adalah makanan dari Norwegia yang terbuat dari ikan trout atau char segar yang diasinkan lalu difermentasi selama 2-3 bulan sehingga ikan akan terendam dalam cairan berbau busuk yang dikeluarkannya. Rakfish dimakan dalam keadaan mentah dan dibasuh dengan minuman beralkohol (bir, vodka) untuk membunuh bakteri di dalam ikan.

12. Hongeo

Hongeo merupakan makanan tradisional Korea yang dibuat dari ikan skate (mirip ikan pari)  yang difermentasikan dalam lemari es. Bau busuk yang tercium dari hongeo berasal dari urine dalam tubuh ikan yang berubah menjadi amonia. Biasanya disajikan mentah dalam potongan tipis bersama gojuchang, kimchi atau makgeolli. Dagingnya sangat kenyal dengan rasa yang dinilai unik oleh penggemarnya.

13. Hakarl

Hakarl adalah makanan khas Islandia berupa daging hiu yang sudah difermentasi. Daging hiu segar mengandung zat beracun yang hilang setelah fermentasi. Proses fermentasi dimulai dengan daging ikan hiu dibersihkan, dipotong lalu  dikubur beberapa bulan. Setelah itu, dagingnya dibersihkan dan digantung untuk diangin-anginkan selama 2-4 bulan. Hakarl berbau tidak sedap karena ammonia yang dihasilkan dari kandungan urin dalam dagingnya. Bau dan rasa hakarl mirip larutan pembersih dan biasanya disajikan dengan Brennivin.

14. Kiviak

Kiviak adalah makanan dari Greenland yang terbuat dari burung laut kecil (Auk) utuh dibungkus dalam kulit anjing laut dan dikubur selama beberapa bulan agar terjadi proses fermentasi. Saat digali kembali, bagian dalam burung itu akan membusuk hingga hampir cair. Orang memakannya dengan membuat lubang di kepala dan menghisap cairan itu, rasanya seperti keju matang.

15. Stinky Tofu  (chòu dòufu)

Stinky tofu sangat populer di pasar-pasar malam di negara Taiwan, China, atau Hong Kong.  Hidangan ini dibuat dari tofu segar yang difermentasi dengan cara direndam dalam campuran susu fermentasi, daging, sayur dan kadang makanan laut. Semakin menyengat baunya maka rasanya semakin enak. Biasanya dihidangkan setelah digoreng, rasanya berair dan sangat lembut.

16. Telur Bitan (Century Eggs)

Telur Bitan (Telur Hitam/Telur Abadi/Telur Seribu Tahun) adalah telur ayam, bebek atau burung puyuh yang diawetkan selama bertahun-tahun.  Telur-telur tersebut ditutupi dengan campuran air teh, tanah liat, abu kapur, dan garam lalu digulingkan dalam sekam padi untuk merekatkannya. Hasilnya adalah telur berwarna hijau kecoklatan yang berbau menyengat dengan campuran rasa pahit manis asin.

17. Stinky Cheese (Keju Bau)

Semua keju memiliki aroma yang khas, hanya saja golongan stinky cheese memiliki bau paling menyengat.  Proses fermentasi terjadi tahunan menyebabkan bagian luar keju terkelupas dan pertumbuhan bakteri baik meningkat sehingga tersisa keju bertesktur sangat lembut dan bergizi dengan aroma menyengat. Salah satu bakteri yang membantu proses ini  merupakan bakteri penyebab bau kaki manusia. Contoh stinky cheese adalah Limburger, Vieux-Boulogne, Fiance Des Pyrenees, Stinking Bishop, Epoisses de Bourgogne, Esrom dan lain-lain.

Baca juga : 16 Hidangan Istimewa DI Hari Ulang Tahun dari Berbagai Negara

18. Natto

Natto adalah makanan kaya protein dan probiotik dari Jepang berupa kedelai yang difermentasi sehingga tampak berlendir, lengket, berserabut dan berbau menyengat. Natto dicampur sedikit kecap asin, diaduk dengan sumpit hingga bergelembung dan berserabut lalu ditambahkan ke nasi, mie, spaghetti, sup miso, toast, okonomiyaki atau sushi. Natto bisa digoreng, dikeringkan atau dicampur es krim.

19. Sauerkraut

Sauerkraut adalah acar ala Jerman yang dibuat dari irisan halus kubis putih yang difermentasikan dalam cairan rempah dan cuka. Makanan ini menjadi favorit karena rasanya asam menyegarkan meski baunya dianggap tidak sedap. Sauerkraut dijadikan isian hot dogs, sandwich atau dikombinasikan sosis, daging babi, kentang rebus dan berbagai makanan lainnya.

20. Kimchi

Kimchi bisa dibilang makanan pokok orang Korea karena bisa dicampur dengan banyak makanan seperti nasi goreng, ramen, sup. Kimchi kaya vitamin, protein dan mineral. Sayuran, umumnya lobak atau sawi putih, digarami dan dicuci, lalu difermentasi dalam campuran bumbu seperti udang, bawang putih, bubuk cabe. Setiap keluarga di Korea memiliki resep kimchi turun-temurun.

21. Belacan/Terasi (Shrimp Paste/Shrimp Sauce)

Terasi terbuat dari udang/gragu kecil yang dicampur garam lalu difermentasi. Kendati rasanya sangat asin dan berbau tidak enak, terasi merupakan bumbu masakan yang sangat digemari di Asia Tenggara dan Cina bagian selatan.  Ada terasi yang kering dan keras, ada yang basah seperti saus. Bau terasi sangat kuat saat digoreng tetapi baunya akan berkurang di dalam masakan yang telah matang.

Baca : 5 Makanan Teraneh di Dunia, dari Larva semut Hingga Udang Hidup

22. Irú/Eware/Dawadawa/Sumbala

Iru adalah bumbu masak dari buah locust bean yang difermentasi, terkenal di suku Yoruba dan Edo, Nigeria. Aroma dan rasa iru segar sangat kuat dan dibungkus daun moimoi. Aroma dan rasa iru kering lebih ringan, disimpan dalam freezer. Iru digunakan untuk rebusan dan memasak sup egusi, sup okro, sup ewedu, sup ogbono. Baunya yang menyengat berkurang seiring dengan meningkatnya rasa masakan.

23. Doenjang

Doenjang adalah saus dari Korea Selatan yang terbuat dari kedelai yang difermentasi. Kedelai direbus lalu difermentasi dengan dijemur dan dimasukkan dalam tempayan berisi air garam. Doenjang kaya akan flavonoid (antioksidan) dan mineral. Meskipun berbau seperti ammonia, tetapi rasanya gurih. Doenjang digunakan sebagai campuran ssamjang (tanpa nasi), ssambap (dengan nasi), sup doenjang (doenjangjjigae).

Baca : 5 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Kulit

24. Kecap Ikan

Kecap ikan banyak digunakan sebagai saus celupan dan bumbu masakan di Asia Tenggara. Ikan-ikan kecil dimasukkan dalam wadah berisi garam selama beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk proses fermentasi lalu bagian cairnya diambil sebagai kecap ikan. Kecap ikan memiliki aroma ikan yang tajam dan rasanya asin.

Tags: Https://www.boldsky.com/insync/pulse/2014/stinky-Foods-That-Tastes-Good-053014.html, Makanan Berbau Menyengat, Makanan Berbau, Makanan Difermentasi, Buah Durian, Petai, Jengkol, Kecap Ikan

Food 1 month ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com