CARA BETERNAK AYAM KAMPUNG PETELUR DENGAN SISTEM BATERAI

CARA BETERNAK AYAM KAMPUNG PETELUR DENGAN SISTEM BATERAI

Ayam kampung dengan mudah kita jumpai terutama di pedesaan. Biasanya ayam kampung dipelihara dengan cara dilepas. Pagi hari dikasih makan setelah itu ayam dilepas mencari makan sendiri-sendiri, sore hari ayam-ayam dimasukkan ke kandang. Ada juga yang dipelihara dalam kandang yang luas dan diberi makan dua kali sehari. Dengan cara seperti ini pemilik ayam tidak bisa memelihara dalam jumlah banyak dan tidak bisa memantau ayam-ayamnya terutama dari gangguan penyakit.

Sebetulnya ayam kampung bisa dipelihara secara moderen untuk bisa menghasilkan banyak uang terutama untuk ayam petelur. Salah satu cara yang paling populer adalah dengan sistem baterai.

Beternak ayam sistem baterai adalah beternak ayam dimana setiap ayam tinggal di satu kandang sendiri-sendiri dan berjajar. Dalam satu kandang bisa berisi enam atau delapan ruang. Ada beberapa kelebihan beternak ayam dengan sistem baterai. Dengan sistem ini tanah yang dibutuhkan lebih sempit karena kandang ayam baterai bisa disusun tiga. Ayam tidak banyak bergerak sehingga bisa menghasilkan banyak telur. Disamping itu, dengan sistem ini ayam yang sakit dapat diketahui dengan mudah. Biasanya ayam yang kurang sehat makannya sedikit atau bahkan tidak mau makan. Bila sudah ada tanda-tanda seperti ini, segeralah pisahkan ayam dan beri obat pencegah.

Apakah dibutuhkan ayam jago supaya ayam betina bisa bertelur? Sebetulnya ayam betina bisa bertelur walaupun tanpa pejantan, hanya saja telurnya tidak bisa ditetaskan. Jadi bisa saja beternak ayam kampung petelur dalam jumlah banyak tanpa bantuan ayam jago.

Supaya efektif dalam beternak ayam kampung petelur dengan sistem baterai, perlu diperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Pemilihan lokasi

Lokasi kandang sangat mempengaruhi kesehatan dan produktifitas ayam untuk bertelur optimal. Untuk itu perlu dipertimbangkan hal-hal berikut:

a. Lokasi kandang dekat sumber air. Air sangat dibutuhkan untuk air minum ayam sehari-hari,  membersihkan kandang, dan untuk kebersihan pemelihara.

b. Lokasi kandang jauh dari perumahan penduduk. Selain bau kotoran yang mengganggu tetangga, suara bising bisa menimbulkan ayam stress dan menurunkan produksi telur.

c. Kandang terkena sinar matahari. Kandang ayam dimana kandang-kandang baterai disusun sebaiknya terkena sinar matahari. Kandang yang lembab gampang menimbulkan ayam sakit terutama pada perubahan musim atau ketika musim hujan.

2. Pembuatan kandang baterai

Satu unit kandang baterai terdiri beberapa ruang, bisa 6 bisa juga 8. Satu ruang untuk ayam mempunyai lebar 30 cm, panjang 40 cm dan tinggi 50 cm. Lebar alas/ lantai 60 cm dan panjangnya disesuaikan jumlah ruang. Jika ruang ada 6 berarti 6x30 cm = 180 cm. Idealnya ada 6 ruang dalam 1 unit kandang baterai.

3. Pemilihan ayam petelur

Ada dua cara untuk mendapatkan ayam kampung petelur yang bagus:

a. Dengan membeli ayam yang sudah pernah bertelur tapi usia masih muda.

Dengan cara ini tidak menunggu lama ayam bisa mulai bertelur dan modal bisa cepat kembali. Tetapi dengan cara seperti ini sulit untuk mendapatkan ayam dalam jumlah banyak kecuali harus rajin mencari ke pasar-pasar ayam. Selain itu butuh modal yang lebih besar.

Permasalahan lain adalah ketika memasukkan ayam ke kandang, ayam akan berantem dengan ayam sebelahnya. Untuk mengatasinya, kedua ayam yang berantem dikeluarkan dan biarkan berantem sesaat sampai salah satu kalah. Setelah itu masukkan lagi ayam tersebut ke dalam kandang.

b. Menetaskan dan membesarkan ayam sendiri. Cara seperti ini bisa mendapatkan ayam lebih banyak, tetapi membutuhkan waktu yang lama, paling tidak lima atau enam bulan ayam tersebut bisa mulai bertelur. Selain itu membutuhkan tempat yang lebih banyak pula.

4. Pemberian pakan

Untuk mendapatkan telur yang maksimal, ayam harus mendapatkan gizi yang cukup. Dengan mendapatkan gizi yang cukup maka ayam kampung dapat bertelur lebih banyak dari biasanya. Pada umumnya ayam kampung bertelur sekitar 10 butir setelah itu menunjukkan perilaku mau mengeram dan berhenti bertelur sampai sekitar 10-15 hari. Akan tetapi dengan gizi yang cukup, ayam kampung bisa bertelur 2 kali lipat atau lebih.

Ada 3 jenis makanan yang diberikan kepada ayam yaitu: konsentrat petelur, jagung giling halus dan dedak, dengan perbandingan 1,2,7. Jika konsentrat petelur 1 kg, jagung giling halus 2 kg, maka dedak 7 kg. Kemudian dicampur sampai rata. Ketika dikasihkan ke ayam bisa tetap dalam keadaan kering dan bisa dicampur air. Supaya tidak berceceran lebih baik makanan ayam dicampur air.

Makanan diberikan 2 kali sehari, pagi dan siang hari. Berikan pakan secukupnya, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Terlalu sedikit makanan bisa menyebabkan ayam kanibal, produksi telur dan daya tahan tubuh menurun dan gampang terserang penyakit. Terlalu banyak makanan bisa menyebabkan ayam kegemukan dan pada akhirnya tidak mau bertelur. Sebaiknya seminggu sekali ayam dicek untuk mengetahui apakah ayam itu kurus atau kegemukan, dengan cara memegang dan mengangkat ayam-ayam tersebut.

5. Pemberian minum

Air minum harus selalu tersedia dan diganti setiap hari. Untuk menambah gizi, ayam sekali-sekali perlu diberi vitamin tambahan.

6. Masa mengeram.

Berbeda dengan ayam ras, ayam kampung selalu ada masa mengeram. Ketika masa mengeram datang, ayam berhenti bertelur. Pada saat ini ayam harus dikeluarkan dari kandang baterai dan dipindah ke tempat lain yang luas dimana ayam tersebut bisa lebih bebas dan bisa mandi debu/pasir (kipu). Selain supaya ayam bisa segar kembali, dengan dilepas di kandang yang luas bisa mencegah ayam dari kelumpuhan akibat kurang gerak di kandang baterai. Setelah beberapa hari ayam dimasukkan lagi ke kandang.

7. Mengatasi kanibal.

Pada umunya binatang mempunyai sifat kanibal, termasuk ayam kampung dimana yang kuat mematuk yang lemah. Bila hal ini terjadi maka yang lemah akan stress dan pada akhirnya mengganggu produksi telur. Ada beberapa hal yang mempengaruhi sifat kanibal pada ayam yaitu; ayam kekurangan pakan, suhu ruangan terlalu tinggi, parasit dan struktur kandang. Untuk mengatasinya, ayam perlu makan dan minum yang cukup, sistem ventilasi yang baik dan struktur kandang yang aman. Mengenai struktur kandang, dalam pembuatan sekat atau batas dengan ayam sebelah, buatlah jarak antara bambu satu dengan sebelahnya kepala ayam tidak bisa masuk. Begitu juga kandang ayam bagian belakang. Jadi kepala ayam hanya bisa keluar di bagian atas dan depan. Jarak bambu yang terlalu lebar memungkinkan kepala ayam masuk ke ruang ayam sebelah dan mematuknya.

8. Penanganan penyakit.

Seperti halnya binatang lain, ayam kampung juga bisa terkena sakit. Ketika terlihat gejala sakit, segera ayam dipisah di ruang khusus yang jauh dari ayam yang sehat untuk mendapat perawatan. Untuk itu perlu kandang khusus untuk menangani ayam yang sakit. Obat-obatan harus selalu sedia. Beberapa penyakit yang biasanya menyerang ayam kampung adalah gumboro, tetelo (ND), berak kapur, berak darah, snot dan cacing ayam.



Tags: Beternak, Ayam Kampung, Sistem Baterai

Hewan 1 year ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com