125 Kali Patah Tulang di Usia 13 Tahun, Sparch Tetap Berkarya

125 Kali Patah Tulang di Usia 13 Tahun, Sparch Tetap Berkarya

Seperti remaja di usianya, Sparch Shah (13), sangat berkeinginan bergaul, berolahraga, dan berkumpul bersama teman-teman sebaya. Tetapi, karena kondisi tubuhnya tidak memungkinkan, maka keinginannya itu hanya sebatas angan. Walau begitu, Sparch tak pernah patah semangat. Bahkan, ia kini menjadi seorang motivator.

Kedua orangtua Sparch, Hiren dan Jigisha Shah, sungguh tak menduga jika Sparch Shah, anak sulung mereka, mengidap suatu kelainan genetik yang disebut Osteogenesis Imperfecta (OI). Kondisi ini menyebabkan seluruh susunan tulang di tubuh Sparch benar-benar rentan, sehingga begitu mudah patah.

Penuh Optimisme


Faktanya, tulang para penderita OI begitu tipis, dengan kepadatan mineral sangat rendah. Sedangkan tulang Sparch mudah patah di bagian mana saja, tanpa didahului benturan atau gerakan ekstrem. Keadaan ini dipicu minimnya produksi kolagen yang bertugas menyusun tulang.

Karena merupakan kelainan bawaan, penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Akibatnya, peristiwa patah tulang itu bisa terjadi terus seumur hidup. Kasus kelainan seperti yang dialami Sparch memiliki sebaran 1 per 20 ribu.

Kondisi yang berat memang. Tetapi, Hiren dan Jigisha tak tinggal diam dan pasrah. Pasangan ini terus menerus memotivasi putra sulungnya dengan segala daya, sehingga Sparch menerima kondisinya, serta tak pernah patah semangat untuk menghadapi masa depan. Sparch tetap ceria  dan penuh optimisme.

Jika anak-anak lain seusia Sparch bebas berlarian, bergulingan, loncat-loncat atau main tinju-tinjuan, maka sejak balita Sparch diharuskan duduk saja di kursi roda. Bahkan tulang kaki Sparch begitu lemahnya, sehingga tak mampu menopang bobot tubuhnya sendiri. Sparch pun perlu ekstra hati-hati ketika bergerak, demi keselamatan dirinya.

Jutaan Jempol


Di usia 13 tahun, Sparch sudah mengalami 125 kali patah tulang, di berbagai titik. Padahal, Sparch sudah sangat berhati-hati bergerak. Tetapi tak urung patah tulang ituterus menerus terjadi. Walaupun begitu, Sparch tetap ceria, dan selalu berusaha membuat hidupnya berarti.

Minat Sparch tersalurkan di dunia musik. Jari-jarinya pernah patah ketika bermain keyboard, namun ia tak menganggap hal itu sebagai hambatan. Anak ini lantas mengalihkan instrumennya ke keyboard layar sentuh yang jauh lebih aman. Hasilnya, Sparch berhasil merekam cover lagu “Not Affraid”-nya Eminem yang tata musiknya ia buat sendiri, kemudian diunggah ke youtube. Sparch pun menuai jutaan jempol untuk karya musiknya, dan Shady Records-label musik Eminem menyanjung potensi musikalitas Sparch.

Selain melalui musik, Sparch juga telah menempatkan dirinya sebagai sosok inspiratif. Karyanya yang telah terpublikasi adalah 10 judul lagu, cerpen, dan puisi. Belakangan, Sparch malah aktif memenuhi undangan sebagai motivator  dalam berbagai acara di New Jersey. Bukan main!

Tags: Tulang Rapuh, Patah Tulang, Motivator Muda, Semangat

Inspirasi 5 months ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com