20 Cara Ampuh Mengatasi Hipertensi Melalui Pengobatan Tradisional

20 Cara Ampuh Mengatasi Hipertensi Melalui Pengobatan Tradisional

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu kondisi kronis dimana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah) meningkat. Kondisi ini dapat menjadi pembunuh secara mendadak, karena jarang diketahui secara jelas gejalanya. Satu-satunya cara mengetahui apakah anda penderita hipertensi adalah dengan cara mengukur tekanan darah anda. Bagi anda yang telah berumur 18 tahun keatas wajib untuk mengetahui tekanan darah anda. Jika anda belum mengetahui tekanan darah anda, maka segeralah pergi ke dokter untuk memeriksanya.


Gejala hipertensi belum dapat dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus penderita hipertensi, karena sebagian besar gejalanya hanya dapat dirasakan oleh penderita hipertensi. Bagi penderita hipertensi, anda dapat mencoba 20 cara pengobatan tradisional berikut untuk mencegah dan mengatasi hipertensi anda jika sewaktu-waktu tekanan darah anda naik secara signifikan.

1. Tomat

Buah tomat cocok untuk mengatasi hipertensi yang disertai dengan mata memerah. Caranya cukup dengan mengonsumsi buah tomat segar sebanyak 1 – 2 buah setiap pagi hari pada saat perut masih kosong.

2. Bunga Matahari & Rambut Jagung

Cara pengolahannya adalah 10 gram bunga matahari dan 4 gram rambut jagung direbus secara bersamaan dengan air sebanyak 110 ml hingga mendidih. Kemudian minum air rebusannya 1x sehari. Ulangi selama 2 minggu. Untuk tindakan pencegahan cukup minum air rebusannya 1x seminggu.

3. Tangkai Pohon Seledri

Siapkan 20 tangkai seledri. Kemudian lumat tangkai tersebut hingga halus, tambahkan juga air secukupnya, selanjutnya diperas. Minum air perasannya sebanyak 2 sdm, 3x sehari. Lakukan secara teratur selama 3 hari berturut – turut.

4. Kunyit & Madu

Cuci sebanyak lebih kurang 10 gr kunyit, kemudian diparut hingga halus. Lalu hasil parutannya diperas. Tambahkan madu secukupnya ke dalam air perasannya, kemudian minum sekaligus. Lakukan sebanyak 2 – 3x dalam sehari.

5. Daun Teh

Seduh daun teh kering sebanyak lebih kurang 7 gram dengan air panas. Biarkan selama 10 menit, kemudian minum air seduhannya. Lakukan setiap hari jika perlu.

6. Bawang Merah & Madu

Cara pengolahannya adalah blender sebanyak lebih kurang 30 gram bawang merah dengan air dan madu. Kemudian minum 2x sehari, lakukan secara teratur.

7. Jahe & Daun Tapak Dara

Siapkan 7 gram jahe dan 5 gram daun tapak dara. Kemudian rebus jahe dan daun tapak dara di dalam 110 ml air hingga mendidih. Setelah mendidih dinginkan terlebih dahulu, lalu saring untuk membuang ampas jahe dan daun tapak dara. Kemudian minum airnya sekaligus hingga habis. Lakukan selama 14 hari berturut-turut (wanita hamil dilarang minum).

8. Daun Salam

Rebus 7 – 10 lembar daun salam segar dengan 3 gelas air, sisakan airnya hingga menjadi 1 gelas. Setelah mendidih, tunggu hingga dingin, kemudian saring airnya untuk memisahkan ampasnya. Minum airnya 2x sehari, masing-masing setengah gelas.

9. Daun Alpukat

Siapkan 3 lembar daun alpukat yang sudah dicuci hingga bersih, dan segelas air panas. Seduh daun alpukat dengan air panas, biarkan sampai dingin. Setelah dingin, minum ramuan tersebut sekaligus hingga habis.

10. Daun Pegagan

Siapkan 20 lembar daun pegagan yang telah dicuci hingga bersih dan 3 gelas air. Kemudian rebus daun pegagan hingga air rebusannya tersisa ¾. Setelah itu dinginkan dan minum sebanyak 3x sehari (masing – masing ¾ gelas sekali minum).

11. Seledri

Cara pengolahannya adalah cuci 100 gram seledri hingga bersih, kemudian tumbuk sampaihalus. Tambahkan 1 cangkir air, lalu peras dan saring. Minum sebanyak 2x sehari, pada waktu pagi dan sore hari.

12. Jagung Muda

Siapkan 5 – 7 tongkol jagung muda dan segenggam rambut jagung. Lalu rebus keduanya dalam 110 ml air hingga mendidih. Kemudian saring airnya lalu minum 1x sehari, lakukan selama 7 hari berturut-turut.

13. Buah Semangka

Olah buah semangka menjadi jus, lalu minum sebanyak 2x sehari (masing – masing segelas).

14. Wortel

Sediakan lebih kurang 500 gram wortel. Kemudian blender hingga halus. Saring airnya lalu minum sebanyak 3x sehari.

15. Belimbing

2 buah belimbing manis yang sudah masak dimakan sehabis makan pagi dan sore.

16. Belimbing Wuluh

Cara pengolahannya adalah rebus 3 buah belimbing wuluh yang sudah diiris dengan 3 gelas air. Sisakan hingga menjadi 1½ gelas, saring lalu minum 1x sehari (dipagi hari).

17. Mentimun

Olah mentimun menjadi jus hingga diperoleh 1 gelas jus mentimun. Minum minimal 1x sehari.

18. Labu Siam

Cara pengolahannya adalah rebus labu siam hingga empuk, lalu dimakan. Boleh juga dimakan bersamaan dengan nasi.

19. Mengkudu dan Belimbing

Siapkan 1 buah mengkudu yang sudah matang dan 1 buah belimbing manis. Cuci sampai bersih lalu blender hingga halus. Setelah diblender, kemudian rebus dengan 250 ml air hingga mendidih, lalu minum dalam keadaan masih hangat.

20. Kedelai

Memakan penganan berbahan kedelai, seperti susu kedelai, tempe, dan lain sebagainya.


Demikianlah pengobatan tradisional untuk mengatasi jika anda tiba – tiba merasa gejala hipertensi. Seperti yang kita ketahui, pengobatan tradisional menggunakan bahan – bahan alami, jadi tidak akan menimbulkan efek samping bila dikonsumsi, baik oleh penderita hipertensi maupun yang tidak. Untuk mencegah hipertensi, jagalah pola hidup sehat. Kurangi makan makanan berlemak, olahragalah secara teratur, kurangi bergadang dimalam hari, kurangi minuman bercafein tinggi, dan berhentilah merokok. Bagaimanapun juga, mencegah lebih baik dari pada mengobati. #ILoveIndonesia

Baca juga : Cegah Kanker Serviks! 5 Cara Ini Wajib Kalian Lakukan


Tags: Hipertensi, Gejala Hipertensi, Pencegahan Hipertensi, Pengobatan Tradisional, Cara Mengatasi Hipertensi, Tekanan Darah Tinggi, Pencegahan Hipertensi Melalui Pengobatan Tradisional, Cara Ampuh Mengatasi Hipertensi, Mencegah Lebih Baik Dari Pada Mengobati, Cara Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Kesehatan 2 years ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com