23 Alat Musik NTT Lengkap Dengan Gambar

23 Alat Musik NTT Lengkap Dengan Gambar

Salah satu alat musik yang dikenal luas dan berasal dari NTT adalah Sasando. Bahkan alat musik Sasando pun diabadikan dalam uang kertas Rp 5.000. Namun ternyata NTT tak hanya memiliki Sasando, ada sejumlah alat musik tradisional lain yang berkembang di NTT. Simak dalam ulasan berikut ini.

1) Sasando

Sasando merupakan alat musik petik tradisional dari daerah Rote, Nusa Tenggara Timur. Diperkirakan keberadaan alat musik ini sudah ada sejak abad ke tujuh silam. Sasando disusun atas dua bagian, yakni bagian utama melekatnya dawai, bagian ini dibuat dari batang bambu. Dan bagian setengah lingkaran yang terbuat dari susunan daun lontar sebagai resonator penguat bunyi atau suara. Namun meskipun mampu mengeluarkan suara yang indah, sasando kini mulai terpinggirkan karena mulai berkurangnya pemuda yang menekuni alat musik ini.

2) Gong Waning

Alat musik ini merupakan alat musik pukul tradisional yang berkembang di dalam komunitas masyarakat Sikka. Gong Wanging biasanya dibuat dari pohon kelapa, dan kerap digunakan sebagai alat musik pengiring tari tradisional.

3) Moko

Alat musik Moko berasal dari Pulau Alor. Bentuk alat musik moko ini seperti Gendang namun terbuat dari bahan perunggu dan dihiasi aneka motif.

4) Heo

Alat musik dari NTT ini merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara digesek, yang unik dari alat musik Heo adalah senar pada alat geseknya dibuat dari kumpulan helai ekor kuda. Heo hanya memiliki 4 nada dasar berbeda.

5) Foy Doa

Foy Doa merupakan alat musik yang berkembang di daerah Flores. Merujuk pada nama “Foy Doa” yang memiliki arti Seruling ganda, alat musik ini juga terdiri dari dua buah suling yang dijadikan satu. Alat musik tiup ini biasnaya digunakan sebagai pengiring petuah petuah yang disampaikan oleh para orang tua pada anaknya.

6) Knobe Oh

Alat musik Knobe ini dibuat dari bilah bambu. Cara membunyikan alat musik Knobe Oh adalah dengan cara ditiup.

7) Knobe Khabetas

Keberadaan alat musik ini diyakini sudah ada sejak jaman dahulu kala. Bentuk alat musik ini unik, menyerupai busur panah, dan dibutuikan dengan cara meniupkan bagian dawai busur ke mulut dan meniupnya.

8) Foy Pay

Foy Pay merupakan alat musik tiup yang dibuat dari bahan bambu. Cara memainkanya adalah dengan cara ditiup. Foy Pai hanya mampu menghasilkan 5 nada dasar, yakni, Sol, Fa, Mi, Re, dan Do.

9) Prere

Alat musik Prere ini adalah alat musik tiup yang dibuat dari bilah bambu ini hanya dapat mengeluarka dua buah nada, yakni Re dan Do. Dimensi panjang Prepre tidak lebih sepanjang ukuran pensil tulis.

10) Leko Boko

Alat musik gesek tradisional dari NTT ini dibuat dari bahan bahan unik. Resonator pada Leko Boko dibuat dari labu hutan. Tangkai leko Boko dibuat dari kayu, dan dawai pada Leko Boko dibuat dari usus kuskus.

11) Sowito

Alat musik Sowito dibuat dari bahan bambu. Alat musik Sowito dibunyikan dengan cara dipukul. Satu buah Sowito biasanya hanya mampu menghasilkan satu buah nada saja. Pada saat digunakan sebagai pengiring lagu atau tarian, biasanya Dibutuhkan beberapa buah Sowito sesuai kebutuhan nada.

12) Mendut

Alat musik ini berkembang di daerah Manggarai. Alat musik ini dibuat dari bahan Bambu dengan dimensi panjang sekitar 40 centimeter. Mendut dapat dibunyikan dengan dipetik.

13) Sunding Tongkeng

Sunding Tongkeng merupakan alat musik yang terbuat dari bilah bambu dengan ukuran panjang sekitar 30an centimeter. Cara membunyikan alat musik sunding tongkeng adalah dengan ditiup.

14) Suling Hidung

Suling hidung ini dinamakan demikian karena cara meniup suling ini menggunakan bagian hidung pemainnya. Alat musik yang dibuat dari bambu ini diperkirakan tersebar hampir di seluruh daerah Nusa Tenggara Timur.

15) Thobo

Alat musik bernama Thobo ini berkembang di daerah Ngada, Alat musik yang terbuat dari bambu ini dimainkan dengan cara ditumbuk ke tanah. Di daerah Maluku, alat musik ini bernama Bambu Hitada.

16) Ketadu Mara

Alat musik ketadu Mara adalah alat musik petik tradisional dari NTT yang hanya memiliki dua dawai untuk menghasilkan nada. Konon suara yang dihasilkan oleh alat musik ini disukai oleh para mahkluk halus.

17) Tatabuang

Alat musik Tatabuang yang juga ada di Maluku ini juga berkembang di daerah Flores timur, tepatnya desa Lamanole. Cara memainkan Tatabuang ini adalah dengan dipukul.

18) Nuren

Alat musik Nuren berkembang di daerah Solor Barat. Nuren merupakan gabungan dua buah seruling yang dimainkan secara solo. Cara memainkan Nuren adalah dengan ditiup.

19) Pitung Ong

Alat musik ini berkembang di daerah Alor. Cara memainkan Pitung Ong adalah dengan dipukul menggunakan dua buah kayu. Pitung Ong biasanya dimainkan ketika selesai memanen hasil bumi sebagai tanda suka cita atas panen yang berlimpah.

Baca Juga : 15 Alat Musik Maluku Lengkap dengan Gambar

20) Gambus

Gambus merupakan alat musik luar daerah yang masuk ke NTT pada sekitar abad ke lima belas dan berkembang di daerah Flores Timur. Cara memainkan gambus adalah dengan dipetik.gambus biasanya disajikan sebagai pengiring dari seni tari adat.

21) Reba

Alat musik gesek tradisional yang bernama Reba ini hanya memiliki sebuah dawai tunggal untuk menghasilkan nada. Biasanya Reba dibuat dari bahan tempurung kelapa. Bagian dawainya dibuat dari benang tenunan asli dan sudah dilapisi dengan lilin lebah.

22) Kelontang

Alat musik kelontang biasanya dimainkan untuk menghibur diri ketika berkumpul bersama teman. Kelontang memiliki dimensi panjang sekitar 30an centimeter. Cara memainkan Kelontang adalah dengan dipukul menggunakan kayu kecil seukuran jari tangan.

23) Leto

Alat musik Leto memiliki kesamaan bentuk dengan Tatabuang , namun cara menempatan Leto sangat jauh berbeda dengan tatabuang, leto dipukul dengan posisi digantung.

Demikian ulasan mengenai 23 alat musik dari daerah Nusa Tenggara Timur.

Tags: Alat Musik Ntt, Alat Musik Tradisional]

Music 3 months ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com