Konflik RUU Permusikan yang Ditolak Banyak Kalangan Musisi dan Seniman

News 2 months ago
Konflik RUU Permusikan yang Ditolak Banyak Kalangan Musisi dan Seniman

Pada waktu dibuat, RUU Permusikan dimaksudkan untuk bisa mengatur 2 hal yang dinilai belum ada di UU yang belum disahkan, yaitu Tata Kelola dan Pendidikan Musik.

Tetapi sayang sekali justru ada pasal-pasal yang dinilai bakal berbahaya untuk dunia musik kalau RUU tersebut disahkan.

Berdasarkan yang diucapkan Wendi Putranto, mewakili beberapa pelaku yang menolak dalam Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan, draf RUU Permusikan yang ada sekarang justru lebih mengatur tentang proses kreatif dan berkesenian musisi daripada industrinya.

"Di rancangan undang-undang yang ini menurut saya sih bukan mengatur industri musik tapi seniman. Itu yang bahaya, seharusnya yang diatur bagaimana pemerintah memfasilitasi seniman untuk berkarya," tegas Wendi Putranto di temui di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan.

Wendi mengatakan bahwa seperti pada pasal 5 dan 50 yang dimana diatur merupakan proses pembuatan sebuah lagu. Pasal tersebut dikhawatirkan bakal mencederai kebebasan berkarya.

Pasal 5 juga dinilai serupa dengan pasal 6 di UU Perfilman yang melarang musisi menciptakan karya yang mendorong masyarakat melakukan tindak kekerasan, judi hingga penyalahgunaan NAPZA dan pornografi serta SARA. Ada juga tentang larangan untuk perlawanan hukum, merendahkan harkat martabat dan mengandung provokasi.

Di dalam pasal 5 RUU Perfilman, perbedaannya hanya ditambahkan larangan untuk memberi pengaruh budaya asing di dalam karya.

"Nah, yang kita sesalkan, bunyi pasal melarang di proses kreasi, bukan di kontennya. Jadi bagaimana musiknya tidak mengandung kontroversi, kekerasan seksual, menghina agama ketika berkreasi diawal. Itu kan mengekang kan, itu berarti bertentangan dengan UUD 1945 produk hukum tertinggi yang ada di Indonesia kan itu," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa musisi pada dasarnya belum butuh untuk ditata dalam perundang-undangan khusus. Hal ini karena aturan dan undang-undang yang berlaku juga telha mengatur hal itu.

"Yang pertama udah ada UU Hak Cipta tahun 2014 itu sudah sangat musik. Karena inisiatornya dari UU Hak Cipta itu memang orang-orang musik. Terus ada UU Pemajuan Kebudayaan yang baru disahkan tahun 2018, ada lagi UU ITE tentang transaksi elektronik itu juga untuk mengatur musik digital. Terus ada UU Serah Karya Cetak dan Karya Rekam, itu juga baru 2018. Dari semua UU itu sebenarnya sudah mengatur tata kelola industri musik. Kalau ada UU Permusikan lagi itu jadinya overlap, tumpang tindih antara satu dengan yang lain," pungkasnya.

Pihaknya justru mengatakan bahwa penegakkan hukum yang efektif dari UU yang telah ada, kalau perlu dibuat aturan yang baru, Ia menilai kalau bukan aturan dengan kelas UU, misal PP atau Permen saja.

"Di sini kita sudah ada UU, penegakan hukumnya mana, karena penegakan hukum yang penting dari semua itu. Menurut saya lebih baik kita menggunakan UU yang sudah disahkan dan melakukan penegakan hukum. Kalau ada yang membajak, ditangkap, dipenjara, kalau melakukan reproduksi musik ilegal diadilin," tegasnya.

"Yang perlu itu didorong menteri yang dekat dengan dunia musik untuk buat peraturan yang mengatur industri. Jadi levelnya di tingkat itu, bukan Undang-undang," tutupnya.

Tags: Uu Permusikan, Undang-Undang

Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com