Mengenal Pelabuhan Tembikar di Pasuruan

News 1 month ago
Mengenal Pelabuhan Tembikar di Pasuruan

Pelabuhan Tembikar merupakan salah satu pelabuhan yang ada di Pasuruan. Sebenarnya, pelabuhan ini lebih dikenal dengan nama Pelabuhan Pasuruan karena lokasinya yang berada di kota Pasuruan. Pelabuhan ini membentang di sepanjang jalan Yos Sudarso, Kecamatan Panggungrejo, Kelurahan Mandaran. Meskipun terlihat tidak sebesar pelabuhan pada umumnya, pelabuhan ini tergolong besar pada abad ke-19. 

Sebelum dikenal dengan nama Pelabuhan Pasuruan, pelabuhan ini dijuluki dengan Pelabuhan Tembikar. Mengapa demikian? Dijuluki Pelabuhan Tembikar karena pada abad ke-19 pelabuhan ini menjadi titik kumpul para pedagang tembikar yang berasal dari berbagai belahan dunia. Selain tempat jual beli tembikar, banyak hasil bumi dari daerah lain di bawa ke Pasuruan yang kemudian didistribusikan ke daerah lain menggunakan perahu, mulai dari perahu yang berukuran kecil hingga berukuran besar. Tidak hanya didistribusikan ke wilayah Indonesia saja, pelabuhan ini juga menjadi tempat bagi para pedagang mendistribusikan dagangannya sampai ke Eropa, mengingat pada saat itu banyak koloni dari Eropa yang datang ke Indonesia.

Sejak kejayaannya pada abad ke-19, hingga saat ini Pelabuhan Pasuruan masih menjadi salah satu poros penunjang perekonomian masyarakat Pasuruan. Banyak masyarakat yang menggantungkan perekonomiannya dari kegiatan di pelabuhan, terutama bagi masyarakat sekitar kecamatan Panggungrejo. Banyak masyarakat Panggungrejo yang memiliki matapencaharian sebagai nelayan. Di samping itu, untuk lebih mengembangkan perekonomian di kawasan pesisir, banyak masyarakat Panggungrejo yang bekerja sebagai pengolah hasil perikanan dan kelautan.

Selain melayani kegiatan perdagangan, pelabuhan ini juga menyediakan pelayanan di sektor industri. Komoditi industri yang dominan ialah kayu dengan jumlah 54.144 m3 untuk bongkar, sementara untuk muatan biasanya mencapai 815 ton garam, 816 alat berat dan 130 ton bahan lainnya. Dari tahun ke tahun, masa kejayaan pelabuhan Pasuruan kian berubah. Jumlah kapal yang bersandar di pelabuhan yang ada di Kali Gelombong kian menyusut saja. Sumber dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Pasuruan, pada tahun 2004, jumlah kapal mencapai lebih dari 37 ribu. Tahun 2005 hingga 2007, terus menurun hingga tersisa 19 ribu-an. Tahiun 2008, jumlah kapal sempat meningkat menjadi 24 ribu. Tapi dibanding tahun-tahun sebelumnya, angka ini masih jauh dari impian.





Tags: Pelabuhan, Wisata, Ekonomi, Nelayan, News, Berita, Unik, Sejarah

Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

0
Followers

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com