​Dulu Kita Sahabat. Tapi Sekarang Kita Malah Saling Melupakan

Opini 2 years ago
​Dulu Kita Sahabat. Tapi Sekarang Kita Malah Saling Melupakan

Vebma.com - Teringat masa kecilku saat bermain bersamamu. Ku ingat saat itu kita bermain bersama tanpa malu-malu. Hanya ada canda tawa saat bersama denganmu. Suara lembutmu selalu terdengar sayu ditelingaku. Bahagia sekali rasanya aku saat itu.

Masihkah kamu ingat itu? Atau mungkin tak ada lagi samar-samar wajahku diingatanmu. Memang masa itu sudah sangat lama berlalu. Aku bahkan sudah lupa kapan dan di mana kita terakhir bertemu. Tetapi semuanya itu terlalu indah untuk bisa aku lupakan.

Belasan tahun memang telah terlewati, namun kadang aku masih terpaku merindukan kamu. Sering aku merasa heran, dulu kita yang sangat dekat kini justru malah saling melupakan. Aku sadar betul, dulu kita saling mengagumimu. Berawal dari pertemanan hingga berujung pada cinta monyet.

Lucu sekali ku rasakan, ternyata seperti itulah keindahan kecil. Penuh dengan kepolosan dan keluguan. Dan terlalu banyak juga kisah yang aku alami denganmu. Hingga sepertinya takkan cukup untuk ku curahkan kerinduanku dalam tulisan yang hanya 400 kata lebih ini.

Ya, aku sadar betul dulu dan sekarang sama sekali telah berbeda. Dulu mungkin kita masih bisa berangkat dan pulang sekolah bersama. Tapi kini kesibukan kita berbeda dan kehidupan juga telah berbeda. Memang kita masih ada di bumi yang sama, namun dunia kita yang tak lagi sama.

Ingin rasanya, sekali saja bertemu denganmu dan berbincang santai tentang segala hal. Pastinya tentang kehidupan yang kamu lewati tanpa ada aku. Pasti seru sekali ya? Jadi penasaran seperti apa kamu sekarang ini. Apa masih cerewet dan suka teriak-teriak seperti dulu.

Baca juga: Perhatian Kecil itu Adalah Bukti Tulus Cintanya Kepadamu

Atau justru lebih kalem dan lebih dewasa. Tapi aku yakin sekarang kamu telah dewasa, bahkan mungkin lebih dari yang aku bayangkan. Namun, sedewasa-dewasanya kamu. Kamu itu tetaplah kamu, apalagi senyumanmu itu tak akan pernah berubah sampai kapanpun. Aku yakin sekali itu.

Jika mungkin suatu saat kamu membaca ini. Yakinlah, aku tetaplah orang yang sama dengan kerinduan yang sama kepadamu. Aku diam bukan berarti aku tidak rindu. Kamu saja yang tidak tahu jika aku selalu mengamatimu meski hanya dari kejauhan.

Tidak pernah sekalipun ada perasaan benci atau semacamnya kepadamu. Justru tambah ke sini aku semakin menyadari. Ternyata aku merasakan sesuatu yang sangat aneh setelah tanpa ada kamu. Ada rasa kehilangan yang sangat sulit untuk aku ungkapkan.

Sekarang buatku, kamu hidup bahagia saja sudah lebih dari cukup. Meski kita tidak pernah saling mengabari. Tetapi aku yakin sekali sekarang kamu di sana telah mendapatkan semua yang kamu mau. Termasuk juga kebahagiaan-kebahagiaanmu.

Maafkan, sahabat kecilmu ini. Meski tanpa kabar, namun doaku selalu mengiringi langkah-langkahmu. Itulah sahabat, sampai kapan akan selalu begitu. Salam kangen dari aku Mr. K.

Tags: Dulu Kita Sahabat, Dulu Sahabat Tapi Sekarang Saling Melupakan, Saling Melupakan, Dulu Sahabat

Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com