Fermentasi - Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Contohnya

Fermentasi - Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Contohnya

Istilah fermentasi pernah kita pelajari saat di sekolah. Tapi mungkin banyak yang sudah lupa apa itu pengertian fermentasi yang sebenarnya. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, fungsi, manfaat, jenis dan contoh produk fermentasi berikut ini.

Pengertian Fermentasi

Kata fermentasi berkaitan erat dengan proses pembuatan makanan. Saat proses fermentasi, karbohidrat akan diubah menjadi karbon dioksida dan alkohol dengan menggunakan bakteri, ragi, fungi atau kombinasi ketiganya.

Secara sederhana, fermentasi diartikan sebagai proses penguraian zat makanan yang bentuknya kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana. Kendati demikian, ada juga yang mengartikan fermentasi sebagai proses respirasi anaerob (proses penguraian karbohidrat) yang dilakukan oleh tubuh untuk mendapatkan pasokan energi setelah melakukan aktivitas fisik yang melelahkan.

Fungsi Fermentasi

Adapun fungsi fermentasi adalah sebagai berikut:

1. Menyelamatkan makanan dari berbagai masalah

Sebagai contoh, ada roti yang tidak mengembang. Pembuat roti bisa saja membuat roti tersebut mengembang. Caranya yaitu dengan melakukan fermentasi menggunakan ragi.

2. Penganekaragaman pangan

Proses fermentasi makanan sesungguhnya sangat bermanfaat karena menghasilkan banyak sekali produk yang lezat dan berdampak baik bagi tubuh kita.

3. Memperpanjang masa penyimpanan

Sebagai contoh, tempe yang dihasilkan dari proses fermentasi akan lebih tahan lama (tidak mudah busuk) dibandingkan dengan tempe biasa.

4. Meminimalkan kerugian

Karena fermentasi bisa memperpanjang masa penyimpanan suatu produk, maka tentu saja tingkat kerugian akan berkurang.

5. Menambah gizi makanan

Tahukah kamu, kalau fermentasi yang dilakukan dengan baik dan benar akan membuat gizi makanan tersebut terkendali. Bahkan, proses fermentasi bisa menambah kandungan zat gizi dalam makanan tersebut.

Manfaat Fermentasi

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang diperoleh dari proses fermentasi:

1. Produk hasil fermentasi memiliki kandungan zat gizi yang lebih tinggi, sehingga sangat bagus untuk dikonsumsi.

2. Produk hasil fermentasi juga mengandung zat prebiotik yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

3. Proses fermentasi bisa menghilangkan atau mengurangi zat antinutrisi.

4. Adanya proses fermentasi menjadikan suatu produk makanan atau minuman memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga banyak dijual di mana-mana.

Jenis-Jenis Fermentasi

Fermentasi - Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Contohnya
Jenis-Jenis Fermentasi

Jika dilihat dari hasil akhirnya, fermentasi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu fermentasi alkohol, fermentasi asam laktat / asam susu, dan fermentasi asam cuka. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Fermentasi alkohol

Fermentasi alkohol merupakan proses pengubahan glukosa menjadi karbon dioksida dan etanol (etil alkohol). Jenis fermentasi ini biasanya dilakukan dengan bantuan ragi.

2. Fermentasi asam laktat

Fermentasi asam laktat merupakan jenis respirasi yang dilakukan hewan atau manusia untuk mencukupi kebutuhan oksigen. Biasanya fermentasi jenis ini dilakukan tubuh setelah melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat.

3. Fermentasi asam cuka

Fermentasi asam cuka merupakan jenis fermentasi yang terjadi dalam keadaan aerob, artinya proses ini menggunakan oksigen. Fermentasi jenis ini biasanya dilakukan oleh bakteri asam cuka (acetobacter aceti). Bakteri ini bisa menghasilkan asam cuka dari makanan yang mengandung alkohol, seperti apel, anggur, kentang, singkong, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Informasi - Pengertian, Ciri, Fungsi dan Manfaat dan Jenisnya.

Contoh Produk Fermentasi

Ada banyak sekali produk-produk hasil fermentasi dalam kehidupan kita. Biasanya, produk hasil fermentasi memiliki ciri dan bau yang khusus. Hal ini terjadi karena proses fermentasi menghasilkan zat asam amino. Berikut ini adalah beberapa contoh produk hasil fermentasi:

1. Yoghurt

Yoghurt merupakan hasil fermentasi bakteri asam laktat, di mana kandungan laktosa dalam susu diubah menjadi asam laktat. Kondisi ini akan membuat susu mengalami pendadihan. Nah, dadih inilah yang kemudian dikumpulkan dan dikemas dalam bentuk yoghurt.

2. Tempe

Tempe adalah hasil fermentasi dari kacang kedelai dengan menggunakan jamur-jamur dari genus Rhizoporus. Selain banyak kandungan proteinnya, tempe juga gampang dicerna tubuh. Karena saat proses fermentasi, jamur Rhizopus telah menghasilkan enzim protease dan enzim lipase yang menguraikan beberapa zat makanan menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna tubuh.

3. Oncom

Oncom merupakan hasil fermentasi dari ampas tahu dengan menggunakan jamur Neurospora Sitophila. Jamur ini memproduksi beberapa enzim yang mengakibatkan oncom menjadi lebih lunak dan empuk.

4. Tape

Tape juga dihasilkan dari proses fermentasi. Ada banyak bahan yang bisa digunakan untuk membuat tape, seperti singkong, ketan hitam, ketan putih dan lain sebagainya. Nantinya, bahan tersebut akan mengalami fermentasi dengan bantuan ragi. Prosesnya berlangsung sekitar 2 sampai 3 hari.

5. Bir

Bir merupakan hasil fermentasi dengan memanfaatkan jamur Saccharomyces cerevisiae. Nantinya kandungan glukosa yang ada pada tanaman barley akan diubah menjadi minuman beralkohol dalam jangka waktu 5-14 hari.

6. Roti

Dalam proses pembuatan roti, biasanya dilakukan fermentasi agar adonan tepung bisa mengembang. Fermentasi roti dilakukan dengan cara menambahkan ragi pada adonan tepung. Di dalam ragi, terdapat jamur Saccharomyces cerevisiae yang mengubah glukosa menjadi karbon dioksida. Karbon dioksida ini nantinya akan terperangkap dalam roti dan membuat roti terlihat mengembang.

7. Nata de coco

Nata de coco merupakan produk hasil fermentasi air kelapa. Fermentasi ini umumnya dilakukan oleh Acetobacter xylinum, yang bisa mengubah glukosa menjadi polisakarida atau selulosa.

8. Keju

Sama seperti yoghurt, keju merupakan hasil fermentasi dari produk susu. Akan tetapi, cara fermentasinya sedikit berbeda. Setelah diubah menjadi asam laktat, susu ditambahkan dengan suatu enzim renin agar menggumpal. Gumpalan susu ini nantinya diperas dan dipadatkan sehingga menghasilkan produk keju.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, fungsi, manfaat, jenis dan contoh produk fermentasi yang perlu kamu ketahui. Semoga menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai fermentasi.

Tags: Fermentasi, Pengertian Fermentasi

Pengertian 1 month ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com