Pengertian Majas, Contoh, Jenis & Macam-macam Majas

Pengertian 2 months ago
Pengertian Majas, Contoh, Jenis & Macam-macam Majas

Salah satu materi pelajaran bahasa Indonesia yang menarik adalah majas. Belajar majas mengajarkan tentang cara menggunakan kata-kata kiasan yang bisa digunakan dalam penulisan berbagai karya sastra. Penggunaan majas juga sering didengar dalam komunikasi setiap hari.

Namun tahukah anda tentang pengertian majas. Berapa jumlah majas dan bagaimana pembagian kategori dari majas. Kami akan memberikan pembahasannya secara lengkap. Mulai dari pengertian maja, jenis majas dan juga contohnya masing-masing.

Baca Juga: Pengertian Frasa Jenis dan Contohnya.

Pengertian Majas

Pengertian Majas, Jenis dan Contohnya
Pengertian Majas

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakan dengan sesuatu yang lain; kiasan. Majas biasanya digunakan dalam penulisan karya sastra untuk menghasilkan karya tulis yang menarik untuk dibaca. Keindahan kata yang mengandung majas membuat seorang pembaca kagum akan permainan kata dari penulis.

Jenis-Jenis Majas

Jeni majas dapat dibagi menjadi empat golongan yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas, pertautan, majas perulangan. Setip jenis tersebut masih terbagi lagi. Selengkapnya silahkan simak pembahasan berikut.

Majas Perbandingan

Pengertian Majas, Jenis dan Contohnya
Majas Perbandingan
  • Majas Personifikasi adalah majas perbandingan yang memberikan ciri-ciri manusia kepada benda mati.

Contoh:

  1. Nyiur melambai di tepi pantai.
  2. Mentari tersenyum ramah menyambutku pagi ini.
  3. Rembulan tersipu malu melihat kecantikan wanita itu.
  • Majas Simile adalah majas perbandingan yang membandingkan sesuatu hal dengan hal lainnya dengan menggunakan kata penghubung (pembanding).

Contoh:

  1. Hubungannya sudah tidak dapat dipisahkan bagaikan surat dengan perangko.
  2. Wajahnya terlihat seperti bulan bersinar di malam hari.
  3. Kata-katanya pedas bagaikan cabe rawit.
  • Majas Metafora metafora adalah majas perbandingan yang menggunakan kata atau kelompok yang bukan makna sebenarnya melainkan berupa kiasan yang berdasarkan pada persamaan atau perbandingan.

Contoh:

  1. Lintah darat memberikan pinjaman uang dengan bunga yang sangat tinggi.
  2. Si jago merah melahap habis rumah penduduk.
  3. Rina menjadi bintang kelas.
  • Majas Alegori adalah majas perbandingan yang membandingkan suatu hal atau kejadian dengan hal atau kejadian lain secara utuh.

Contoh:

  1. Mencari lelaki jujur saat sekarang ini bagaikan mencari jarum dalam tumpukan jerami.
  2. Hubungan dibangun layaknya mengarungi bahtera di lautan luas.
  3. Lidah manusia layaknya pedang yang sangat tajam, maka berhati-hatilah dalam berbicara.
  • Majas Epik Simile adalah majas perbandingan yang diperpanjang dan dibentuk dengan melanjutkan kata sifat perbandingan dalam kalimat atau frasa secara berturut-turut.

Contoh:

Aku teramat merindukanmu
Seperti bunga mawar di kebun indah
Mengharumkan wangi, membawa kupu kupu

Majas Pertentangan

Pengertian Majas, Jenis dan Contohnya
Majas Pertentangan
  • Majas Hiperbola adalah majas pertentangan yang menggunakan gaya bahasa dengan melebih-lebihkan untuk menambah kesan menarik, meningkatkan kesan dan pengaruhnya.

Contoh:

  1. Rina sangat cantik seprti bidadari.
  2. Rumahnya sangat megah seperti istana.
  3. Akut sangat kaget sampai-sampai jantungku mau copot.
  • Majas Litotes adalah majas pertentangan yang mengungkapkan perkataan dengan rendah hati dan lemah lembut.

Contoh:

  1. Jika sempat mampirlah ke gubukku.
  2. Sudah dua tahun bekerja sebagai kacung di perusahaan itu.
  3. Terimalah hadiah kecil ini dari kami.
  • Majas Ironi adalah majas pertentangan yang mengungkapkan maksud dengan menggunakan makna yang bertentangan dengan tujuan menyindir.

Contoh:

  1. Tulisanmu sangat indah seperti ceker ayam.
  2. Badanmu harum sekali, sudah berapa lama tidak pernah mandi?
  3. Wajahnya tampan sekali seperti pangeran kodok yang ada di rawa.
  • Majas Paradoks adalah majas pertentangan yang antara bagian-bagiannya menyatakan makna yang bertentangan.

Contoh:

  1. Meski cuaca panas pikiran harus tetap dingin.
  2. Penjualannya sangat banyak tapi keuntungannya kecil.
  3. Meski berada dikeramaian dia tetap merasa kesepian.
  • Majas Antitesis adalah majas pertentangan yang menggunakan paduan kata yang berlawanan arti, biasanya digunakan untuk menegaskan faktor penentu suatu keadaan.

Contoh:

  1. Tinggi rendahnya derat manusia ditentukan ketakwaannya kepada Tuhan.
  2. Kaya dan miskin seseorang jangan dijadikan ukuran untuk menjalin pertemanan.
  3. Pintar atau bodoh tetaplah harus belajar.
  • Majas Oksimoron adalah majas pertentangan yang menyatakan pertentangan dalam satu kalimat.

Contoh:

  1. Hidup harus tetap dijalani bersama baik suka maupun duka.
  2. Demi keluarga seorang ayah tetap tersenyum di atas penderitaannya.
  3. Berdoalah kepada tuhan untuk mengharapkan kemudahan atas kesulitan yang sedang kamu hadapi.

Majas Pertautan

Pengertian Majas, Jenis dan Contohnya
Majas Pertautan
  • Majas Metonimia adalah majas pertautan yang menggunakan kata berupa merk atau nama ciri, macam, atau lainnya yang ditautkan sebagai kesatuan yang utuh.

Contoh:

  1. Ayah membeli kijang baru untuk kakak (Mobil Merk kijang)
  2. Ibu guru menulis soal di papan tulis dengan snowman. (Spidol merk snowman)
  3. Agar sehat harus banyak minum aqua (Air mineral merk aqua)
  • Majas Sinekdok adalah majas pertautan yang menggunakan sebagian sebagai pengganti keseluruhan atau keseluruhan untuk menggantikan sebagian.

Contoh:

  1. Seekor ayam sudah cukup untuk dimakan sekeluarga.
  2. Kakak telah angkat kaki dari rumah sejak dua tahun lalu.
  3. Indonesia menjuarai olimpiade cabang bulutangkis.
  • Majas Alusio adalah majas pertautan yang menautkan antara kejadian dengan masa lampau yang dianggap cocok dengan kehidupan sekarang.

Contoh:

  1. Kisahnya hidupnya sangat menyedihkan bagaikan cerita bawang merah dan bawang putih.
  2. Kakak sangat hebat, dia adalah kartini modern dalam keluarga kami.
  3. Dia bercita-cita menjad the next valentino rossi.
  • Majas Elipsis adalah majas pertautan yang menghilangkan salah satu strutur pembangun kalimat (S+P+O+K)dengan tujuan membuat kalimat lebih indah, sederhana dan mudah dimengerti.

Contoh:

  1. Ibu ke pasar membeli sayur (Menghilangkan kata pergi)
  2. Minuman itu telah habis oleh adik (menghilangkan kata diminum)
  3. Kakak membungkuskan satu untuk sebagai bekal. (Menghilangkan kata makanan)

Majas Perulangan

Pengertian Majas, Jenis dan Contohnya
Majas Perulangan
  • Majas Aliterasi adalah majas perulangan yang mengulang bunyi konsonan pada awal dan akhir kata untuk mendapatkan efek keindahan bunyi.

Contoh:

  1. Senyum sapa salam.
  2. Mondar mandir mencari makan.
  3. Kemana kau kembali.
  • Majas Antanaklasis adalah majas perulangan yang melakukan pengulangan kata tetapi memilki makna yang berbeda.

Contoh:

  1. Buah tangan yang dibawah ayah menjadi buah bibir masyarakat sekitar.
  2. Akhirnya dia kena batunya setelah minggu lalu melempari tetangganya dengan batu.
  3. Setelah tawar menawar akhirnya kami jadi membeli roti tawar.
  • Majas Repetisi adalah majas perulangan kata yang dirunut dalam baris yang sama.

Contoh:

  1. Terus saja dia belajar, belajar dan belajar untuk bisa lulus ujian.
  2. Dia terus meneriakkan kata merdeka, merdeka, merdeka.
  3. Aroma buah, aroma bunga, dan aroma tumbuhan memenuhi ruangan ini.
  • Majas Paralelisme adalah majas perulangan yang menunjukkan kesejajaran pada satu titik.

Contoh:

  1. Seorang sahabat yang baik akan selalu ada untuk sahabatnya baik senang ataupun susah.
  2. Musim hujan atau musim kemarau sama saja, kesejahteraan rakyat tetap tidak tercapai.
  3. Meskipun peringkatmu naik atau turun kamu harus tetap semangat belajar.
  • Majas Anafora adalah majas perulangan yang menggunakan kata-kata yang diulang pada setiap awal kalimat atau setelah tanda koma (,) pada kalimat majemuk.

Contoh:

  1. Dibalik kata ada makna, dibalik makna ada maksud, dibalik maksud ada tujuan.
  2. Kini semua telah berubah, kini semua semakin mudah, kini semua semakin jelas.
  3. Indahnya dunia membuatku terlena, indahnya dunia membuatku lupa, indahnya dunia hanyalah sementara.
  • Majas Tautologi adalah majas perulangan yang menggunakan pengulangan kata secara berlebihan dan dianggap tidak perlu.

Contoh:

  1. Bukan aku tak suka. Bukan aku tak cinta
  2. Kau begitu sempurna. Kau begitu indah.
  3. Kau memang hebat. Kau memang perkasa.

Semoga pembahasannya mudah dipahami dan bisa dijadikan referensi dalam Belajar Bahasa Indonesia. Serta bisa digunakan dan diaplikasikan dalam berbagai kebutuhan komunikasi setiap harinya.

Tags: Pengertian Majas, Majas, Belajar Bahasa Indonesia

Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com