Wacana- Pengertian, Ragam dan Contoh

Pengertian 1 month ago
Wacana- Pengertian, Ragam dan Contoh

Pengertian Wacana

Kata wacana adalah padanan dari istilah Discourse dalam bahasa inggris. Menurut Kamus besar Bahasa indoesia makna wacana adalah bahan bacaan, percakapaan atau tuturan.

Wacana menurut Ahli

Harimurti Kridalaksana

Menurut Harimurti Kridalaksana, wacana adalah satuan bahasa terlengkap dan merupakan satuan gramatikal tertinggi atau terbesar dalam hierarki gramatikal. (1983:179 dalam Sumarlam, 2009:5).

James Deese

James Deese dalam buku Thought into Speech: the Psychology of a Language (1984:72, sebagaimana dikutip ulang oleh Sumarlam, 2009:6) menyatakan bahwa wacana adalah seperangkat proposisi yang saling berhubungan untuk menghasilkan suatu rasa kepaduan atau rasa kohesi bagi penyimak atau pembaca. Kohesi atau kepaduan itu sendiri harus muncul dari isi wacana, tetapi banyak sekali rasa kepaduan yang dirasakan oleh penyimak atau pembaca harus muncul dari cara pengutaraan, yaitu pengutaraan wacana itu.

Sumarlam, dkk

Sumarlam, dkk (2009:15) menyimpulkan dari beberapa pendapat bahwa wacana adalah satuan bahasa terlengkap yang dinyatakan secara lisan seperti pidato, ceramah, khotbah, dan dialog, atau secara tertulis seperti cerpen, novel, buku, surat, dan dokumen tertulis, yang dilihat dari struktur lahirnya (dari segi bentuk bersifat kohesif, saling terkait dan dari struktur batinnya (dari segi makna) bersifat koheren, terpadu.

Jadi secara umum wacana adalah satuan bahasa terlengkap yang dapat dinyatakan dalam bentuk lisan maupun tulisan dengan struktur saling terkait dan memiliki sifat terpadu. Penggunaan istilah wacana mengacu kepada artikel,karangan, pernyataan, percakapan atau dialog.

Ragam Wacana

Ditinjau dari Jumlah Peserta Komunikasi

Wacana- Pengertian, Ragam dan Contoh
Ragam Wacana ditinjau dari jumlah peserta komunikasi

Dilihat berdasarkan jumlah peserta yang terlibat dalam komunikasi, wacana dibagi menjadi tiga yakni wacana monolog, wacana dialog dan wacana polilog. Pembagian ini terjadi pada wacana lisan.

Wacana Monolog

Pada wacana monolog, pembicara mengutarakan maksud dan tujuan tanpa diselingi oleh mitra tutur, mitra tutur atau pendengar tidak memberi tanggapan secara langsung. Dalam wacana monolog tidak terjadi pergantian peran dalam komunikasi. Pembicara tetap menjadi pembicara dan pendengar mendengarkan tanpa menyela pembicara.

Contoh : Ceramah dan pidato.

Wacana Dialog

Wacana dialog adalah wacana yang terjadi apabila ada dua peserta komunikasi dengan pergantian peran sebagai pembicara dan pendengar.

Contoh : Percakapan antara dua orang yang sedang membicarakan suatu hal.

Wacana Polilog

Wacana polilog terjadi apabila peserta dalam komunikasi lebih dari dua orang dan terjadi pergantian peran pada peserta komunikasi ( baik dari pendengar menjadi pembicara maupun sebaliknya, dari pembicara menjadi pendengar). Wacana polilog dapat terjadi secara resmi atau tidak resmi.

Contoh : Diskusi dalam suatu forum atau rapat

Baca Juga : Sejarah Perkembangan Astronomi

Ditinjau Dari Tujuan Berkomunikasi

Ditinjau dari tujuan dalam berkomunikasi, wacana terbagi menjadi wacana argumentasi,wacana eksposisi, wacana narasi, wacana deskripsi dan wacana persuasi.Tujuan wacana dalam berkomunikasi dapat dilakukan melalui lisan maupun tulisan. Jika tujuan wacana dilakukan melalui lisan, dapat ditemukan dalam bentuk ujaran. Jika tujuan wacana dilakukan melalui tulisan, dapat ditemukan dalam bentuk teks.

Wacana Argumentasi

Wacana- Pengertian, Ragam dan Contoh
Ilustrasi Wacana Argumentasi

Wacana Argumentasi adalah bentuk wacana yang memiliki maksud mempengaruhi pembaca atau pendengar agar menerima pernyataan yang dipertahankan, baik yang didasarkan pada pertimbangan logis dan emosional ( Rottemberg,1988:9)

Tujuan : Tujuan wacana argumentasi adalah mempengaruhi dan merubah sikap orang dengan mengajukan bukti yang dapat mendukung maksud yang diutarakan.

Contoh :

“Namun yang menjadi kekawatiran adalah adanya efek negatif akibat dosis vitamin yang dikonsumsi secara berlebihan. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa multivitamin tidak terbukti mencegah timbulnya suatu penyakit. Bahkan jika mengkonsumsi vitamin dosis tinggi dalam waktu lama bisa memicu resiko timbulnya penyakit tertentu.”

Dalam contoh diatas, “ Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa multivitamin tidak terbukti mencegah timbulnya suatu penyakit” menjadi bukti logis untuk mendukung maksud dari argumentasi efek negatif vitamin.

Wacana Persuasi

Wacana- Pengertian, Ragam dan Contoh
Ilustrasi wacana persuasi

Wacana persuasi adalah wacana yang berisi ajakan, bujukan dan seruan untuk mempengaruhi orang lain agar melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penutur. Wacana Persuasi lebih memanfaatkan aspek psikologis untuk mempengaruhi pendengar atau pembaca. Terkadang wacana persuasi tidak disertai bukti pendukung logis untuk mendukung maksud dari penutur.

Tujuan : Wacana persuasi bertujuan untuk mempengaruhi pembaca atau pendengar.

Contoh : Wacana persuasi dapat di temui dalam bentuk kampanye atau iklan baik lisan maupun tulisan. “ Pakai alat ini, lupakan yang lain, dengan hanya mengeluarkan sedikit uang,anda dapat membersikan seluruh perabot rumah” atau “ Pilih saya, jujur, bersih dan adil”

Wacana Eksposisi

Wacana- Pengertian, Ragam dan Contoh
Ilustrasi wacana eksposisi

Wacana ekspossisi adalah wacana yang berisi uraian suatu objek sehingga memperluas pengetahuan pendengar atau pembaca, wacana eksposisi digunakan untuk menjelaskan peristiwa, wujud atau hakikat suatu objek dengan menyajikan penjelasan yang terpadu dan akurat.

Tujuan : Wacana ekposisi bertujuan untuk menjelaskan suatu objek atau peristiwa secara terperinci terpadu dan akurat.

Contoh

“ Peristiwa kecelakaan di jalan dipenogoro terjadi akibat kecerobohan pengguna sepeda motor yang menyalib dari sisi kiri minibus sehingga pengemudi mini bus hilang kendali. Minibus dengan nopol 2x32BB yang tak terkendali lalu menabrak pembatas jalan, terguling dan terbakar pada bagian mesin. 9 penumpang mengalami luka ringan dan 2 penumpang dalam kondisi kritis.”

Wacana Deskripsi

Wacana- Pengertian, Ragam dan Contoh
ilustrasi wacana deskripsi

Wacana deskripsi adalah bentuk wacana yang berusaha menyajikan suatu objek sedemikian rupa sehingga objek seperti dapat dilihat, dibayangkan dan dirasakan oleh pendengar atau pembaca.

Tujuan : Wacana deskripsi bertujuan membuat para pembaca atau pendengar menyadari dan merasakan apa yang diserap pembicara atau penulis melalui panca indranya.

Contoh

“Di sudut dekat gerbang masuk kampus duduk seorang perempuan tua. Namanya Mariyah. Dia memakai rok lusuh dan kaos yang telah sobek-sobek, ruam pada jari kanan, wajah keriput dengan tanda hitam di mata, rambut hitam keputih putihan yang tak terawat, serta bau tak sedap dari tubuhnya melukiskan beratnya beban hidup yang ia tanggung.”

Dalam wacana di atas mengandung setidaknya 2 indra, yakni indra penglihatan dan indra penciuman. Indra penglihatan terdapat pada kalimat ”Dia memakai rok lusuh dan kaos yang telah sobek-sobek, ruam pada jari kanan, wajah keriput dengan tanda hitam di mata, rambut hitam keputih putihan yang tak terawat” dan indra penciuman pada kalimat “ serta bau tak sedap dari tubuhnya”

Wacana Narasi

Wacana- Pengertian, Ragam dan Contoh
ilustrasi wacana narasi

Wacana Narasi adalah wacana yang memiliki unsur seperti waktu, tokoh, peristiwa dan aspek emosional bagi pembaca atau pendengar. Wacana narasi umumnya disampaikan dalam bentuk cerita atau kisah dengan rangkaian urutan waktu.

Tujuan : Menyampaikan maksud atau pesan kepada pendengar atau pembaca dalam bentuk citra atau imajinasi.

Contoh

“Tepat pukul 6, Anya bangun pagi. Sejenak ia menikmati aroma mawar di meja belajar, Anya menoleh ke sisi dinding. Ia terkejut melihat sebaris tulisan disana, sontak Anya bergegas mandi. Setengah jam berlalu, Anya kini sudah duduk di meja makan, mengunyah santap pagi buatan Oma sambil berpikir keras bagaimana caranya untuk lulus ulangan hari ini”

Dilihat dari Bentuk Saluran yang Digunakan

Ragam wacana ditinjau dari bentuk saluran komunikasi

Berdasar bentuk saluran yang digunakan dalam berkomunikasi, wacana terbagi menjad dua, yakni wacana lisan dan tulisan.

Wacana Lisan

Wacana lisan adalah rangkaian kalimat, maksud, tujuan yang diutarakan secara lisan dalam bentuk ujaran.

Contoh: Percakapan, pidato, khutbah, siaran di televisi dan radio.

Wacana Tulisan

Wacana tulisan adalah rangkaian kalimat, maksud yang ditranskrip dari bahasa lisan dan diuraikan dalam bentuk teks tulis.

Contoh: Buku, Berita surat kabar, artikel dan makalah.

Demikianlah ulasan mengenai pengertian, ragam dan contoh wacana.

Tags: Wacana, Pengertian

Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com