Perbedaan Kalimat Aktif Dan Kalimat Pasif Lengkap Dengan Ciri-ciri dan Contohnya

Perbedaan Kalimat Aktif Dan Kalimat Pasif Lengkap Dengan Ciri-ciri dan Contohnya

Membuat sebuah kalimat pada dasarnya sangatlah mudah. Karena pola kalimat hanyalah subjek (S) + Predikat (P) + Objek (O) + Keterangan (K) + Pelengkap (Pel). Struktur kalimat paling tidak memuat dua unsur penyusun kalimat yaitu S+P. Namun ketika jenis kalimat tersebut mulai terbagi ke dalam beberapa jenis baik berdasarkan pola kalimat dan juga berdasarkan peran subjek dalam kalimat tersebut.

Berdasarkan peran subjek dalam kalimat, kalimat dapat dibedakan menjadi kalimat aktif dan kalimat pasif. Kalimat aktif dan pasif masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis. Jenis kalimat ini menjadi materi yang selalu diajarkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia.

Untuk memudahkan dalam memahami kedua jenis kalimat tersebut. Maka silahkan disimak perbedaan kedua jenis kalimat tersebut dan contohnya masing-masing.

Perbedaan Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif

Perbedaan Kalimat aktif dan kalimat pasif, ciri, jenis dan contohnya
Perbedaan Kalimat Pasif dan Kalimat Aktif

Kalimat aktif dan kalimat pasif memiliki beberapa perbedaan mendasar yaitu pada penggunaan subjek kalimat, penggunaan kata penghubung pada predikat. Selengkapnya perbedaan tentang kedua jenis kalimat tersebut dapat dilihat pada pembahasan masing-masing jenis kalimat berikut ini.

Pengertian Kalimat Aktif

Perbedaan Kalimat aktif dan kalimat pasif, ciri, jenis dan contohnya
Pengertian Kalimat Aktif

Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan tindakan/perbuatan terhadap objek. Pada beberapa jenis kalimat aktif subjek hanya melakukan tindakan tanpa disertai objek, keterangan ataupun pelengkap.

Ciri-ciri Kalimat Aktif

Perbedaan Kalimat aktif dan kalimat pasif, ciri, jenis dan contohnya
Ciri-ciri kalimat aktif

Adapun ciri-ciri kalimat aktif adalah sebagai berikut:

  1. Subjek sebagai pelaku atau melakukan sesuatu terhadap objek atau keterangan.
  2. Menggunakan predikat yang berawalan me- dan ber-.
  3. Pola kalimat yang digunakan adalah S+P+O; S+P+K; atau S+P+Pelengkap 

Jenis-jenis kalimat aktif

Perbedaan Kalimat aktif dan kalimat pasif, ciri, jenis dan contohnya
Jenis-jenis kalimat Aktif

Kalimat aktif terbagi menjadi empat jenis yaitu kalimat aktif transitif, kalimat aktif intransitif, kalimat aktif ekatransitif, dan kalimat aktif dwitransitif. Silahkan disimak pembahasan lengkap tentang keempat jenis kalimat aktif tersebut.

  • Kalimat aktif transitif
Kalimat aktif transitif adalah kalimat aktif yang membutuhkan objek dalam kalimat, pola kalimat yang digunakan adalah S+P+O.

Contoh kalimat aktif transitif

  1. Ayah membaca surat kabar (S+P+O)
  2. Ibu memasak sayur (S+P+O)
  3. Adi bermain bola (S+P+O)
  • Kalimat aktif intransitif
Kalimat aktif intransitif adalah kalimat aktif yang tidak membutuhkan objek dalam kalimat tetapi hanya terdiri atas subjek dan predikat terkadang ditambahkan keterangan atau pelengkap, pola kalimat yang digunakan adalah S+P atau S+P+K (pel).

Contoh kalimat aktif intransitif

  1. Rina Menangis Sepanjang hari (S+P+Pel)
  2. Burung berkicau (S+P)
  3. Kakak pergi ke pasar (S+P+ Ket. Tempat)
  • Kalimat aktif ekatransitif
Kalimat aktif ekatransitif adalah kalimat yang memiliki objek tetapi tidak membutuhkan keterangan atau pelengkap dalam kalimat, pola kalimatnya adalah S+P+O.

Contoh kalimat aktif ekatransitif

  1. Kakak mencuci mobil (S+P+O)
  2. Anjing memakan bangkai tikus (S+P+O)
  3. Rina memasak Air (S+P+O)
  • Kalimat aktif Dwitransitif
Kalimat aktif dwitransitif adalah kalimat aktif yang membutuhkan objek dan keterangan (Pelengkap) dalam kalimat, pola kalimat yang digunakan adalah S+P+O+K (pel).

Contoh kalimat aktif dwitransitif

  1. Kakak mengendari motor ke kampus setiap hari (S+P+O+K+Pel)
  2. Rani memetik mangga di rumah paman (S+P+O+Ket. Tempat)
  3. Paman berangkat ke kota tadi pagi (S+P+O+Ket. Waktu)

Pengertian Kalimat Pasif

Perbedaan Kalimat aktif dan kalimat pasif, ciri, jenis dan contohnya
Pengertian Kalimat Pasif

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya menjadi penderita atau dikenai tindakan. Kalimat pasif bisa anggap sebagai kebalikan dari kalimat aktif. Sama halnya dengan kalimat aktif pada beberapa jenis kalimat tidak membutuhkan objek dalam kalimat.

Ciri-ciri Kalimat Pasif

Perbedaan Kalimat aktif dan kalimat pasif, ciri, jenis dan contohnya
Ciri-ciri kalimat pasif

Kalimat pasif memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Subjeknya sebagai penderita, yang dikenai tindakan.
  2. Imbuhan yang digunakan adalah di-, ter-, ke-an, ter-kan.
  3. Predikanya merupakan persona atau kata ganti orang.
  4. Sebagai kebalikan dari kalimat aktif maka objek pada kalimat pasif merupakan subjek pada kalimat aktif.
  5. Biasanya ditandai dengan penggunaan kata penghubung oleh atau dengan.
  6. Penggunaan kata penghubung oleh bisa dihilangkan tanpa merubah makna kalimat.

Jenis-jenis kalimat pasif

Perbedaan Kalimat aktif dan kalimat pasif, ciri, jenis dan contohnya
Jenis-jenis Kalimat Pasif

Kalimat pasif dapat dibedakan berdasarkan subjek kalimat dan predikat kalimat. Berdasarkan subjeknya kalimat pasif dibagi menjadi kalimat pasif transitif dan kalimat pasif intransitif. Berdasarkan predikatnya kalimat pasif dibagi menjadi kalimat pasif tindakan dan kalimat pasif keadaan.

  • Kalimat pasif transitif
Kalimat pasif transitif adalah kalimat pasif yang memiliki objek dalam kalimat, pola kalimat yang digunakan adalah S+P+O.

Contoh kalimat pasif transitif

  1. Pencuri itu berhasil ditangkap oleh polisi.
  2. Pengamen itu diberi uang oleh ayah.
  3. Kakak diberikan nasehat oleh kakek.
  • Kalimat pasif intransitif
Kalimat pasif intransitif adalah kalimat yang tidak memiliki objek dalam kalimat tetapi bisa ditambahkan dengan keterangan atau pelengkap dalam kalimat, pola kalimat yang digunakan adalah S+P atau S+P+K

Contoh kalimat pasif intransitif

  1. Aku terjatuh saat keluar dari rumah.
  2. Adik terkejut.
  3. Dompet ibu terjatuh ketika berbelanja di pasar.
  • Kalimat pasif tindakan
Kalimat pasif tindakan adalah kalimat pasif yang menggunakan predikat dalam kalimat berfungsi untuk menyatakan suatu tindakan atau perbuatan. Predikat yang digunakan menggunakan awal di-, ter-dan ke-.

Contoh kalimat pasif tindakan

  1. Mangga itu dipetik oleh kakak.
  2. Kue itu dimakan oleh adik.
  3. Kucing itu dikejar anjing.
  • Kalimat pasif keadaan
Kalimat pasif keadaan adalah kalimat pasif yang menggunakan predikat dalam kalimat berfungsi untuk menyatakan keadaan subjek. Predikat yang digunakan menggunakan imbuhan ke-an.

Contoh kalimat pasif keadaan

  1. Rina ketakutan setelah menonton film horor.
  2. Adik ketiduran di beranda rumah.
  3. Paman kehausan setelah berlari keliling komplek.

Demikian pembahasan lengkap tentang perbedaan kalimat aktif dan kalimat pasif lengkap dengan ciri-ciri, jenis dan contohnya masing-masing. Semoga bisa menjadi referensi dalam Belajar Bahasa Indonesia. Mudah-mudahan pembahasan ini dapat dipahami dengan mudah dan dapat dipraktekkan dalam proses pembelajaran.

Tags: Kalimat Aktif Dan Kalimat

Pengertian 4 months ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com