Tesis - Pengertian, Ciri, Tujuan, Unsur dan Jenisnya

Tesis - Pengertian, Ciri, Tujuan, Unsur dan Jenisnya

Sebenarnya tesis bukanlah istilah asing di kalangan mahasiswa. Akan tetapi, masih banyak orang awam yang bingung ketika mendengar kata tesis. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, tujuan, unsur dan jenis-jenis tesis berikut ini.

Pengertian Tesis

Secara umum, tesis diartikan sebagai karya tulis ilmiah yang dibuat demi meraih gelar tertentu dari sebuah perguruan tinggi. Di Indonesia sendiri, tesis biasanya dibuat oleh mahasiswa program pasca sarjana untuk meraih gelar magister.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tesis merupakan pernyataan atau teori yang dilengkapi dengan argumen atau pendapat pribadi dari si penulis, untuk meraih gelar sarjana dari suatu universitas.

Ciri-Ciri Tesis

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan tesis, simaklah beberapa ciri tesis berikut ini.

1. Tesis biasanya mengangkat isu sentral yang ada pada sebuah disiplin ilmu. Biasanya, tesis cenderung dibuat sesuai dengan program studi dari mahasiswa tersebut.

2. Selalu menggunakan data primer sebagai sumber data utama, ditambah dengan beberapa data sekunder sebagai sumber data pendukung.

3. Memiliki bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pembahasan), bagian penutup (kesimpulan), serta daftar pustaka.

4. Tulisannya bersifat objektif, artinya disampaikan dengan gaya bahasa impersonal.

5. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia yang baku, baik dan benar. Jika program studi yang diambil termasuk program studi berbahasa asing, maka tesis harus dibuat dengan menggunakan bahasa asing.

Tujuan Pembuatan Tesis

Tesis dibuat dengan tujuan agar mahasiswa bisa mendeskripsikan suatu fenomena / permasalahan, merumuskan hipotesis berdasarkan teori yang ada, serta menemukan kebenaran dari hipotesis tersebut. Tak hanya itu saja, tesis juga dibuat agar mahasiswa S2 bisa lulus dan meraih gelar magister dari suatu perguruan tinggi.

Unsur-Unsur Tesis

Secara garis besar, tesis terbagi menjadi tiga bagian yaitu bagian awal, bagian inti dan bagian akhir. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan yang ada di bawah ini.

1. Bagian Awal Tesis

Bagian awal tesis memiliki beberapa unsur sebagai berikut:

  • Sampul Luar

Sampul luar merupakan sampul tesis yang terletak pada bagian depan. Sampul ini berisi judul, tulisan tesis, nama dan nomor induk mahasiswa yang membuat tesis, logo universitas, nama jurusan, nama universitas, serta bulan dan tahun kelulusan. Semua tulisan yang ada pada sampul luar harus tertata simetris dan ditulis dalam bentuk huruf besar.

  • Sampul Dalam

Sesuai namanya, sampul dalam merupakan sampul tesis yang terletak pada bagian dalam. Sampul ini berisi judul, tulisan tesis, maksud penulisan tesis, nama dan nomor induk mahasiswa, nama jurusan, nama universitas, serta bulan dan tahun kelulusan.

  • Persetujuan Pembimbing

Persetujuan pembimbing merupakan tanda persetujuan dosen pembimbing terhadap isi naskah tesis yang dibuat mahasiswa. Halaman ini menyatakan kalau naskah tesis telah diperiksa dan disetujui oleh dosen pembimbing dan memenuhi syarat untuk sidang pengujian.

  • Pengesahan Tim Penguji

Setelah mahasiswa dinyatakan lulus sebagai seorang magister, tim penguji akan memberikan tanda tangan sebagai bentuk pengesahan tesis. Tanda tangan ini diberikan pada halaman pengesahan tim penguji.

  • Kata Pengantar

Pada halaman ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, dosen pembimbing, orang tua, sahabat dan pihak-pihak lain yang selama ini telah membantu dalam membuat dan menyelesaikan tugas tesis.

  • Daftar Isi

Daftar isi dibuat sebagai gambaran apasaja isi yang terdapat dalam suatu tesis. Di dalamnya terdapat judul bab, judul subbab, judul anak subbab, serta nomor halaman lokasinya.

  • Daftar Tabel

Daftar tabel berisi informasi tentang nomor tabel, judul tabel dan juga nomor halamannya. Judul tabel tidak boleh disingkat dan harus ditulis apa adanya sesuai dengan judul tabel yang ada dalam naskah tesis.

  • Daftar Gambar

Daftar gambar berisi informasi tentang nomor gambar, judul gambar dan juga nomor halamannya. Judul gambar tidak boleh disingkat dan harus sama sesuai judul gambar yang ada dalam naskah tesis.

  • Daftar Lampiran

Daftar lampiran berisi informasi tentang nomor lampiran, judul lampiran dan juga nomor halamannya.

2. Bagian Inti Tesis

Umumnya, bagian inti tesis terdiri dari 6 bab berupa bab 1 pendahuluan, bab 2 landasan teori, bab 3 metode penelitian, bab 4 hasil penelitian, bab 5 pembahasan dan bab 6 penutup.

  • Pendahuluan

Bab pertama dalam tesis ini memuat latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, definisi operasional, anggapan dasar serta sistematika penulisan.

  • Landasan teori

Landasan teori merupakan kumpulan teori tentang objek yang diteliti. Sebaiknya, teori yang dimasukkan ke dalam landasan teori ini relevan dan mutakhir. Relevan artinya sesuai dengan permasalahan yang diangkat, sedangkan mutakhir artinya terbaru atau dianggap paling mewakili perkembangan ilmu pengetahuan yang bersangkutan.

  • Metode Penelitian

Metode penelitian berisi tentang pola penelitian, sumber dan jenis data, populasi dan sampel penelitian, teknik dan instrumen pengumpulan data, serta teknik analisis data.

  • Hasil Penelitian

Hasil penelitian menjelaskan tentang deskripsi data dan pengujian hipotesis. Terkadang deskripsi data ini disajikan dalam bentuk grafik atau tabel, serta di bawahnya diberikan sedikit fakta untuk memperjelas isi grafik atau tabel yang disajikan. Sedangkan pengujian hipotesis berisi penjelasan tentang hasil pengujian masing-masing hipotesis secara ringkas dan padat.

  • Pembahasan

Pada dasarnya, bab kelima dalam tesis ini bertujuan untuk menjawab masalah penelitian yang dirumuskan pada bab pendahuluan. Isinya tidak boleh sembarangan, penulis tesis harus melakukan analisis hasil penelitian serasional mungkin (berdasarkan logika yang ada).

  • Penutup

Penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. Kesimpulan harus menjelaskan masalah serta apasaja solusi yang ditawarkan penulis. Sedangkan saran harus sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas.

3. Bagian Akhir Tesis

Bagian akhir skripsi terdiri dari daftar pustaka dan daftar lampiran. Penulis wajib mencamtumkan seluruh sumber dan lampiran-lampiran yang digunakan sebagai acuan dalam menyusun tesis.

Baca Juga: Korupsi - Pengertian, Sejarah, Unsur, Penyebab, Bentuk dan Jenisnya.

Jenis-Jenis Tesis

Pada umumnya, tesis dibagi menjadi dua jenis:

1. Tesis Kuantitatif

Tesis kuantitatif merupakan jenis tesis yang dibuat untuk membangun beberapa jenis pernyataan atau kerangka hipotetikal. Tesis ini sering disebut juga sebagai Nalar Deduktif Hipotetikal.

2. Tesis Kualitatif

Tesis kualitatif dibuat bukan untuk membangun pernyataan atau kerangka hipotetikal. Tesis jenis ini hanya dibuat apabila penelitian yang dilakukan bersifat non kuantitatif. Tesis kualitatif sering juga disebut sebagai Nalar Induktif Non Hipotetikal.

Tags: Pengertian Tesis, Ciri Tesis, Contoh Tesis

Pengertian 3 months ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com