Pengertian Bank - Jenis Dan Fungsinya

Pengertian Bank - Jenis Dan Fungsinya

Bank telah memberikan berbagai macam kemudahan masyarakat dalam melakukan penyimpanan uang, peminjaman dana untuk berbagai kebutuhan, melakukan transfer atau pemindahan keuangan dan lainnya. Produk-produk keuangan dari bank telah memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat. Namun perlu diketahui bahwa jenis bank memiliki produk tertentu untuk tujuan tertentu pula, jadi masyarakat harus tahu terlebih dahulu sebelum membuka akun rekening bank agar sesuai dengan kebutuhannya.

Untuk mengetahui jenis bank yang cocok digunakan untuk keperluan keuangan maka perlu dipahami terlebih dahulu pengertian bank, jenis-jenis bank dan fungsi dari bank itu sendiri.

Pengertian Bank Secara Etimologi

Secara etimologi bank berasal dari bahasa Italia yaitu Banco yang berarti bangku. Bangku disini menggambarkan perangkat kerja para bankir berupa bangku dan meja yang digunakan untuk melayani nasabahnya. Seiring berjalannya waktu kata banco tersebut mengalami perubahan dan menjadi Bank.

Pengertian Bank Menurut Para Ahli

Untuk melengkapi pengertian bank secara Etimologi, Berikut ini beberapa pengertian bank menurut para ahli:

Pengertian Bank Menurut Abdullah

Menurut Abdullah Bank merupakan bagian dari lembaga keuangan yang berfungsi intermediasi yaitu menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki kelebihan dana dan menyalurkan dana tersebut kepada masyarakat yang berkekurangan dana.

Pengertian Bank Menurut Kasmir

Menurut Kasmir Bank secara sederhana dapat diartikan sebagai lembaga keuangan dimana kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat serta menyalurkan kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa bank lain.

Pengertian Bank Menurut Undang-undang

Menurut Undang-undang RI nomor 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang perbankan (pasal 1 ayat 2) Bank adalah sebuah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lain dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak.

Pengertian Bank Menurut Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (PSAK)

Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 31 tentang perbankan Bank adalah suatu lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan antara pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana dan pihak-pihak yang memerlukan dana, serta sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran.

Pengertian Bank Menurut Wikipedia Indonesia

Menurut Wikipedia bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, peminjaman uang, dan menerbitkan promes atau banknote.

Dari pengertian di atas maka secara umum pengertian bank adalah sebuah lembaga keuangan yang merupakan tempat untuk melakukan penyimpanan uang, peminjaman uang, dan menjadi tempat lalu lintas berbagai bentuk transaksi keuangan.

Jenis Bank Berdasarkan Funsinya

Berdasarkan undang-undang nomor 7 tahun 1992 yang ditegaskan dalam undang-undang perbankan nomor 10 tahun 1998 jenis perbankan terdiri dari dua yaitu Bank Umum, dan Bank Perkreditan Rakyat.

Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan Sebagaimana Diubah dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998.
BAB III Jenis dan Usaha Bank Mengatur tentang jenis bank yang terdiri dari bank umum dan bank perkreditan rakyat, juga kegiatan yang dilakukannya. Aturan juga mencakup berbagai usaha yang dapat dilakukan bank umum dan bank perkreditan rakyat. (Sumber: ojk.go.id)

Bank Umum

Bank Umum yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha perbankan secara konvensional dan atau berdasar prinsip syariah islam yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Bank umum atau lebih dikenal sebagai bank komersil tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yaitu bank yang melaksanakan kegiatan perbankan secara konvensional maupun prinsip syariah islam dimana dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintasp pembayaran. Operasional bank perkreditan rakyat lebih sempit dari bank umum karena tidak melayani simpanan giro, tidak ikut kliring, dan transaksi valuta asing. Selain itu wilayah operasional BPR juga dibatasi pada wilayah tertentu saja.

Jenis Bank Berdasarkan Pemiliknya

Pembagian jenis bank berdasarkan kepemilikikan dilihat dari akta pendirian sebuah bank. Berdasarkan kepemilikan, jenis bank terbagi menjadi empat yaitu bak pemerintah, bank swasta, bank asing, dan bank campuran.

Bank Pemerintah

Bank pemerintah adalah bank yang sebagian besar atau seluruh sahamnya dikuasai oleh pemerintah. Contoh bank milik pemerintah adalah Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Tabungan Negara.

Bank Swasta

Bank swasta adalah bank yang sebagian besar atau seluruh sahamnya dikuasai oleh swasta nasional serta akta pendiriannya atas nama swasta nasional. Contoh bank swasta adalah Bank Bukopin, Bank Bumi Arta, Bank Central Asia, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon Indonesia dan lainnya. 

Bank Asing

Bank asing adalah bank yang berasal dari luar negeri dan melakukan operasional di Indonesia, kepemilikan saham dikuasai oleh pihak asing. Contoh bank asing adalah Citibank, HSBC, Standard Chartered, dan lainnya.

Bank Campuran

Bank campuran (joint venture bank) adalah bank umum yang didirikan oleh satu bank umum atau lebih, berkedudukan di Indonesia dan didirikan oleh warga negara Indonesia dan/atau badan hukum Indonesia yang dimiliki sepenuhnya oleh warga negara Indonesia dengan satu bank atau lebih, yang berkedudukan di luar negeri. (Sumber: Kamus Bahasa Indonesia). Contoh bank campuran adalah Mitsubishi Buana Bank, Interpacifik bank, Bank ANZ Indonesia, Bank Commonwealth, Bank DBS Indonesia dan lainnya.

Jenis Bank Berdasarkan Status

Jenis bank dilihat dari segi status dibagi menjadi dua yaitu bank devisa dan non devisa. Status dilihat dari kemampuan bank dalam melayani masyarakat dari segi jumlah produk, modal bank, dan kualitas pelayanannya.

Bank Devisa

Bank devisa adalah bank yang dapat melayani seluruh transaksi keluar negeri seperti transfer keluar negeri, inkaso ke luar negeri, travellers cheque, dan transaksi luar negeri lainnya. Contoh bank devisa adalah Bank Mega, Bank Permata, Panin Bank, Bank Sinarmas dan lainnya. 

Bank Non Devisa

Bank non devisa adalah bank yang dapat melayani transaksi keluar negeri tetapi terbatas hanya pada beberapa negara saja. Contoh bank non devisa adalah Bank Mayora, Bank Sahabat Sampoerna, Bank Dinar Indonesia, dan bank lainnya.

Jenis Bank Berdasarkan Cara Menentukan Harga

Dari cara menentukan harga jenis bank dapat dibedakan menjadi dua yaitu bank konvensional dan bank syariah.

Bank Konvensional

Bank konvensional adalah bank yang menerapkan metode penetapan harga sesuai tingkat suku bunga dan penghitungan biaya-biaya yang dibutuhkan. Contoh bank konvensional adalah BNI, BRI, Mandiri, Bank Mega, Bank Danamon dan lainnya.

Bank Syariah

Bank syariah adalah bank yang menetapkan harga berdasarkan prinsip-prinsip syariah atau hukum islam dalam hal penyimpanan dana, pembiayaan usaha dan kegiatan lainnya. Contoh bank syariah adalah Bank Muamalat, Bank Mandiri Syariah, Bank BNI Syariah dan bank syariah lainnya.

Fungsi Bank

Secara umum bank memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan uang, peminjaman dana, penyaluran proses transaksi, pemindahan keuangan. Namun menurut Susilo, Taindoro, dan Santoso Fungsi bank ada tiga yaitu:

  1. Agent Of Trust, mendapatkan kepercayaan masyarakat.
  2. Agent Of Development memungkinkan masyarakat melakukan kegiatan investasi, distribusi dan konsumsi jasa keuangan.
  3. Agent Of Service, memberikan pelayanan terbaik dan produk-produk keuangan kepada masyarakat.

Demikian pembahasan tentang pengertian bank semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan dan wawasan terutama untuk mengatasi masalah keuangan yang berhubungan dengan bank.

Tags: Bank, Pengertian Bank, Fungsi Bank

Pengertian 3 months ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com