Indonesia Termasuk ? 10 Ritual Kematian Paling Menyeramkan di Dunia

Indonesia Termasuk ? 10 Ritual Kematian Paling Menyeramkan di Dunia

Beberapa dari peradaban manusia pernah menjadi saksi akan tradisi yang terbilang tidak masuk akal manusia dan menyeramkan. Beberapa tradisi kematian dipercaya merupakan jalan terbaik yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu.

Beberapa tradisi di bawah ini bisa dibilang sudah banyak yang sudah dihentikan karena dianggap tidak pantas untuk dilakukan. namun ada juga yang masih dilakukan hingga saat ini. Apa sajakah tradisi kematian tersebut ? Yuk sama sama kita bahas mengenai 10 Ritual Kematian Paling Menyeramkan di dunia.

1. Kremasi Atau Ngaben

Kremasi atau pengabuan merupakan suatu praktek penghilangan jenazah setelah meninggal dengan cara dibakar. Tradisi ini juga ada di Indonesia, yaitu di Bali yang biasa disebut dengan Ngaben. Jenazah ditaruh di peti kayu dan dibakar pada suhu kurang lebih 760 - 1150 derajat Celsius.

Di India, abu hasil tradisi pembakaran ini akan di tenggelamkan di Sungai Gangga, dimana masyarakat percaya bahwa sungai tersebut bisa menghapus dosa dosa. Kremasi ini terbilang tradisi yang cukup mahal, karena biaya kayu untuk peti termasuk jenis terbaik, selain itu, kayu yang digunakan untuk tradisi ini jumlahnya sangatlah banyak sehingga membutuhkan dana yang banyak pula.


2. Mass Scavenging

Mass Scavenging Adalah ritual kuno yang dipraktekkan di Negara adidaya yaitu Amerika Selatan. Ritual ini dilakukan dengan melempar mayat tersebut di daerah hutan setempat dan membiarkannya disantap oleh hewan buas.

Tradisi ini tidak memerlukan proses mengubur atau tradisi lain. Tujuan dari Tradisi Mass Scavenging ini adalah untuk melepaskan roh dan meninggalkan dunia. karena mereka sudah tidak punya apa-apa lagi di dunia ini, termasuk harta, bahkan tubuh mereka sendiri.


3. Tree Bound

Tree Bound merupakan sebuah Tradisi yang dilakukan dengan cara mengikat jenazah ke pohon tua yang terletak di desa tempat tinggalnya. Ritual ini mungkin hanya dilakukan oleh orang-orang atheist yang tidak percaya akan tuhan dan tidak mengikuti tradisi rangkaian pemakaman atau kebudayaan tertentu.

Diyakini bahwa almarhum akan selalu di hati yang ditinggalkan dan merupakan pengingat bagi orang lain agar mempersiapkan kematian dan kehidupan setelahnya.


4. Kanibalisme

Di Indonesia, khususnya Papua Nugini masih terjadi praktek gelap seperti kanibalisme dan sihir. Seperti yang dilaporkan oleh Papua New Guinea Post Courier, menceritakan seorang ayah yang membawa anak perempuannya ke dalam hutan kemudian menggigit leher anaknya sendiri, memakan daging dan menghisap darahnya.

Dua orang laki-laki yang tak sengaja melihatnya langsung menangkap pelaku tersebut dan membawanya ke pihak kepolisian setempat. Praktek kanibalisme ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama, dari era nenek moyang mereka, suku Tolai, yang memakan 4 orang misionaris pada abad ke- 19 yang dipimpin oleh pendeta bernama Rev George Brown. Dan pada tahun 1978, suku Tolai membunuh menteri dan tiga orang guru yang kemudian dimasak dan disantap bersama-sama. Kanibalisme tak hanya terjadi di Papua Nugini saja, tapi di beberapa tempat lain juga pernah ditemukan tradisi aneh ini.


5. Sokushinbutsu

Sokushinbutsu sering Disebut juga sebagai Self Mummification, yaitu proses memumikan diri sendiri. Tradisi ini pada umumnya hanya dilakukan oleh para rahib Buddha atau imam yang didakwa sebagai penyebab kematian mereka dengan cara menjadi mumi. Praktek mummifying terjadi di Jepang.

Rahib Buddha ini mengunci dirinya sendiri dalam sebuah batu sempit yang ukurannya tidak lebih besar dari ukuran tubuhnya. Di sini ia tidak akan melakukan hal apapun seperti makan, minum bahkan bergeser dari posisinya. Penghubung ke dunia luar hanya bermodalkan tabung udara yang digunakan untuk memberitahukan orang-orang disekitar bahwa ia masih hidup.


6. Sky Burial

Salah satu tradisi paling aneh sekaligus menyeramkan yang berasal dari Tibet. Bagi masyarakat Tibet yang beragama Buddha ini, mereka merelakan tubuhnya untuk dimakan oleh burung-burung berjenis predator. Masyarakat meyakini bahwa roh yang mati akan kekal di gunung tersebut bersama jiwa-jiwa burung yang memangsa mereka.

Nantinya Mayat akan diletakkan di atas gunung dimana elemen Mahbhuta dan burung predator berada. Mereka bahkan rela jasadnya dipotong-potong dan dihancurkan untuk mempercepat dan mempermudah proses burung tersebut dalam memakan jasadnya. Mengubur jasad dalam tanah juga tidak dianggap terlalu penting bagi masyrakat disana, mereka percaya bahwa sejatinya jasad hanyalah jiwa yang kosong.


7. Harakiri

Hara-kiri merupakan tradisi paling terkenal yang berasal dari negara terbitnya matahari yakni Jepang. Tradisi ini merupakan kebanggaan masyarakat Jepang lhoo!, karena bunuh diri yang dilakukan oleh prajurit tertinggi dari kalangan samurai sebagai tanda dan bukti kesetiaannya terdapat pemerintahan setempat. Berasal dari kata “hara” yang artinya perut dan “kiri” yang berarti memotong,

Pada umumnya ritual ini dilakukan dengan merobek perut mereka sendiri dan mengeluarkan isi perutnya. Tidak bisa sembarangan dilakukan lhoo, harus ada syarat syaratnya, yaitu samurai tersebut harus melalui beberapa prosesi antara lain mandi, menggunakan jubah putih dan memakan makanan kesukaannya. Dalam ritual ini, Samurai ditemani oleh Kaishakunin, yaitu seorang pelayan yang membantu membuka kimono mereka dan mengambilkan pisau yang akan digunakan untuk membelah perut. Jika pelaku berteriak kesakitan, tugas Kaishakunin ini adalah membantu mengurangi rasa sakitnya yaitu dengan cara mempercepat kematiannya yakni memenggal kepala Samurai tersebut.


8. Human Sacrifice

Jika kamu adalah seorang penikmat film, kamu tentu pernah melihat beberapa adegan pengorbanan manusia di beberapa film bersetting kebudayaan lama seperti contoh film 300 yang mengorbankan wanita cantik karena menganggap kecantikan merupakan sebuah kutukan, serta di film-film lain seperti Apocalypto dan 10.000 BC.

Human sacrifice atau pengorbanan manusia merupakan tradisi membunuh manusia yang bertujuan untuk dipersembahkan kepada dewa. Persembahan ini terkenal pada zaman Maya dan Aztec dimana korban akan dikubur hidup-hidup, dibakar, dipenggal, atau dibunuh dengan cara keji. Korbannya pun memandang bulu, korban dari tradisi bisa dari anak kecil hingga orang dewaswa


9. Strangulation

Praktek ini merupakan turunan dari tradisi kuno Sati. Tradisi kematian dilakukan di pulau Fiji yang berada di Pasifik Selatan. Tradisi Ritual Strangulation adalah dengan membunuh seseorang untuk orang yang dicintainya yang telah meninggal.

Hal ini melambangkan bahwa yang telah meninggal dunia tidak seharusnya dibiarkan sendirian di alam kehidupan lainnya, maka dari itu seseorang yang mencintainya harus ikut menemaninya di alam tersebut dengan cara yang amat menyakitkan yakni strangulation atau pencekikan.


10. Sati

Sati merupakan tradisi membakar diri hidup-hidup yang dianggap sebagai lambang kepemilikan laki-laki atas perempuan. Ritual bakar diri ini biasanya hanya dilakukan oleh perempuan berkasta tinggi dan hanya perempuan pilihan terbaik saja yang boleh membakar dirinya sendiri hidup-hidup. Jika istri ditinggal mati oleh sang suami, Sati merupakan alternatif terbaik untuk bisa dilakukan daripada harus menanggung beban hidup sendiri tanpa suami.

Uniknya, tradisi ini tidak hanya berlaku bagi istri resmi saja lhoo, tapi juga berlaku untuk istri simpanan, saudara ipar bahkan ibu kandung. Perempuan yang melakukan tradisi ini harus rela menemui ajal mereka sendiri dengan membakar dirinya pada api yang juga sedang membakar jenazah laki-laki tersebut. Tradisi ini diagungkan sebagai bentuk kesetiaan sesuai dengan ajaran Hindu.

Tags: Ritual, Sejarah Dunia, Sejarah Indonesia, Sejarah, Fakta

Sejarah 7 months ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com