16 Cara Budidaya Bawang Daun Agar Mendapatkan hasil yang Melimpah

16 Cara Budidaya Bawang Daun Agar Mendapatkan hasil yang Melimpah

Budidaya bawang daun sangatlah mudah namun tidak begitu juga mudah karena proses penanaman bawang daun harus pada musim tertentu agar menghasilkan hasil yang sangat menjanjikan. Banyak para petani dalam membudidayakan bawang daun menggunakan cara-cara tradisional.

Bawang daun ini adalah tanaman yang dibudidayakan untuk bahan bumbu dapur serta bahan untuk memasak makanan yang lainnya. Angka permintaan bawang daun juga tidak kalah saingnya dengan permintaan bawang merah karena ini adalah sama-sama bumbu masakan yang berguna sekali. Dalam menanam bawang daun juga seharusnya pada musiman tertentu agar dipasaran tidak ada penumpukan bawang daun yang busuk.

Sebagai Para petani bawang daun ini banyak yang dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat bagus karena harga bawang daun ini harganya juga sangat mahal. Maka dari itu simaklah Cara budidaya bawang daun  agar hasilnya melimpah dan memuaskan.

1. Modal

Dalam membudidayakan bawang daun harus memiliki modal terlebih dahulu untuk menyiapkan segala fasiltas untuk membudidayakannya. Salah satu yang harus dimiliki adalah tempat dan benih bawang daun sebagai modal utama dalam pembudidayaan.

2. Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit
Pemilihan Bibit

Budidaya bawang daun ditunjang dari faktor pembibitan karena produksi bawang nantinya akan kembali lagi bagaimana mutu dari pembibitan bawang daun tersebut. Maka dari itu pilihlah bawang daun yang baik dan berkualitas.

3. Persyaratan Benih

Untuk persyaratan benih bawang daun yang harus baik adalah dengan memiliki ciri, bebas dari hama, batang bawang keras atau berisi, Besar siungnya.

4. Lokasi Lahan

Lokasi
Lokasi

Lahan untuk budidaya bawang daun ini sangatlah diperhatikan karena jika tempatnya tidak cocok buat bawang daun maka tidak akan menghasilkan bawang daun yang bagus. Tempat yang bagus untuk budidaya bawang daun ini adalah tempatnya masih banyak kandungan unsur hara agar bagus ketika ditanami nantinya. Karena bawang daun juga bagus ditanam pada daerah yang panas karena bawang membutuhkan sinar matahari yang sangat banyak berbeda sekali dengan tanaman yang lain.

5. Bibit Unggul

Bibit Unggul
Bibit Unggul

Sebelum anda menanam bawang daun, maka dianjurkan anda terlebih dahulu memilih bibit yang sudah dipersiapkan pada awal tersebut. Bibit yang bagus ini adalah bibit bawang daun yang tidak busuk dan tidak ada cacat dan yang lebih bagus dalam memilih bibit bawang unggul adalah bibit yang sudah tua dan masih keras.

Jumlah bibit bawang daun tergantung luasnya lokasi yang akan di tanam, karena lokasi semakin luas maka benih bawang daun juga akan sangat banyak, maka dari itu anda coba ketahui terlebih dahulu luas untuk di tanam bawang daun sekitar berapa hektar.

6. Proses Pengolahan Tanah

Proses Pengolahan Tanah
Proses Pengolahan Tanah

Baca Juga : 15 Tips Beternak Burung Puyuh Terbukti Menghasilkan



Proses pengolahan tanah adalah modal awal yang dilakukan oleh para petani untuk menanam bawang daun. Tanah yang sudah siap untuk ditanam kembali di cangkul terlebih dahulu agar dalam proses penanaman mudah dan baik. Proses pengolahan tanah bisa anda lakukan dengan mesin ataupun dengan manual kalau lokasinya sedikit.

Apabila penanaman bawang daun di daerah persawahan agar terlebih dahulu menyiapkan bedengan, petakan, agar tersusun dengan rapih.   

7. Membuat Lubang secukupnya

Untuk menanam bawang daun juga perlu dibuatkan lubang yang tidak begitu dalam hanya secukupnya agar dalam penebaran benih bawang daun cepat.

8. Proses Pemberian Jerami

Pemberian Jerami
Pemberian Jerami

Untuk membudidayakan dan mempertahankan struktur tanah maka jerami bisa dibuat sebagai media mulsa. Apabila anda membuat lahan secara bedengan maka buatlah bedengan tersebut ditutupi oleh jerami secara merata.

9. Proses pemilihan pupuk organik

Pemilihan pupuk organik juga sangat penting, tetapi lebih bagusnya lagi ketika menanam bawang daun pakai pupuk organik dengan tujuan dalam pertumbuhan akan semakin cepat dan baik. Pupuk organik tersebut digunakan sebelum bawang ditanam, jadi setelah tanahnya di cangkul maka setelah itu tabur pupuk organik tersebut ke dalam tanah.

10. Proses pemilihan Pupuk Kimia

Pemilihan Pupuk
Pemilihan Pupuk

Selain anda gunakan pupuk organik kandang, anda juga bisa tambahkan pupuk buatan atau pupuk kimia seperti KCL, ZA secukupnya dan aduk bersama pupuk kandang tadi agar tercampur merata. Tujuan pakai pupuk kimia ini adalah untuk merangsang pembesaran bawang daun, setelah anda  campur pupuk kimia tadi, biarkan terlebih dahulu selama 1 sampai 2 hari agar semua pupuk menjadi merata kedalam tanah.

11. Penanaman

Penanaman
Penanaman

Setelah selesai penanaman pupuk tadi menunggu leburnya pupuk kimia selama 2 hari, maka anda bisa tanam bawang daun tersebut sesuai aturan. Aturan untuk menanam bawang daun sama seperti bawang merah alangkah baiknya diberi jarak sejauh 15 cm x 15 cm, karena jarak tersebut akan menjadi dekat ketika bawang daun sudah berukuran besar maka harus diberi jarak agar bisa berkembang dengan cepat. Cara penanam bawang daun ini adalah dengan seluruh bibit bawang dimasukan kedalam tanah yang sudah dicampur pupuk tersebut.

12. Proses Penyiraman

Proses Penyiraman
Proses Penyiraman

Proses penyiraman juga perlu dilakukan karena untuk memudahkan bawang daun agar cepat berkembang dan tidak mudah kekeringan. Lakukan penyiraman pagi hari atau sore hari.

13. Perawatan Khusus

Bawang daun perlu perawatan juga, seperti tanaman yang lain, perawatan ini bisa anda gunakan dengan membersihkan rumput sekitar bawang daun agar dalam proses pertumbuhannya juga tidak saling mengganggu dengan rumput liar.

14. Proses Pemupukan Ulang

Pemupukan Ulang
Pemupukan Ulang

Proses pemupukan ulang dilakukan agar bawang daun yang sudah ditanam tersebut menjadi lebih bagus dan cepat tumbuh.

15. Penyemprotan Hama

Penyemprotan Hama
Penyemprotan Hama

Selain anda merawat yang lain, maka anda juga harus bisa merawat bawang daun harus bebas dari penyakit. Minimal dalam 1 minggu sekali atau 2 minggu sekali melakukan penyemprotan obat fungisida tanaman bawang daun, karena tidak menutup kemungkinan bawang daun akan terserang penyakit seperti daun kuning, ulat dan yang lainnya.

Maka dari itu untuk mencegah berbagai penyakit gunakanlah obat khusus bawang daun fungisida untuk proses pencegahan hama.

16. Panen bawang daun

Panen Bawang Daun
Panen Bawang Daun

Dalam proses Panen bawang daun ternyata tidak asal panen, karena untuk panen bawang daun perlu diteliti terlebih dahulu apakah sudah tua atau belum. Ciri ketika sudah siap panen bawang daun adalah daunnya yang sudah tua dan kalau sudah siap semuanya maka siap untuk dipanen.

Itulah 16 cara budidaya Bawang daun dengan hasil yang memuaskan

Tags: Budidaya Bawang Daun

Tips 3 months ago
Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com