16 Cara Menanam Cabai Rawit dengan Benar

Tips 2 months ago
16 Cara Menanam Cabai Rawit dengan Benar

Kata.co.id - Cara menanam cabai Rawit adalah salah satu pekerjaan yang sangat bagus dan bangga juga, karena dalam menanam cabai Rawit tidak mudah juga perlu perawatan khusus dan cara tertentu agar mendapatkan hasil yang sangat baik dan maksimal, ada beberapa cara yang harus dilakukan agar mendapatkan hasil yang sangat melimpah dan bagus.

Budidaya Cabai Rawit ini harus memiliki kemauan dan tekad serta pengalaman juga diperlukan, karena untuk menanam cabai Rawit perlu teknik-teknik tertentu, dengan tujuan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Membudidayakan cabai Rawit adalah salah satu pekerjaan yang sangat bagus karena dengan harga yang sangat mahal peminatnya juga sangat banyak, maka dari itu pekerjaan dalam menanam cabai Rawit tersebut adalah hal yang sangat menjanjikan bagi siapa saja yang mencobanya. Tetapi jika anda ingin mendapatkan hasil yang sangat menjanjikan dan baik dalam menanam cabai Rawit maka simaklah cara-cara dalam menanam cabai Rawit.

1. Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit
Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit cabai Rawit adalah hal yang utama karena bibit cabai Rawit jenisnya banyak, maka dicoba pilih bibit yag bagus dan cocok sesuai tempat yang akan di tanami cabai Rawit. Karena lahan yang akan ditanami tersebut akan memiliki suhu yang berbeda antara yang dingin dan panas, maka dari itu coba pilih bibit cabai Rawit yang sesuai dengan suhu lahan.

2. Siapkan Lahan

Persiapan Lahan
Persiapan Lahan

Dalam menanam cabai Rawit tentunya harus bisa menyiapkan lahan yang cukup, kalau bisa luas untuk menanam cabai Rawit tersebut karena selain tempat yang luas benih cabai Rawit juga harus disiapkan dalam skala yang cukup. Dalam mempersiapkan lahan harus dengan lahan yang berkualitas dan bagus untuk dijadikan lahan tempat menanam cabai Rawit.

Lahan yang bagus untuk dijadikan sebagai tempat menanam cabai Rawit adalah yang memiliki tempat yang subur dan memiliki tanah yang gembur serta tanahnya juga terlihat masih hitam, itu tandanya masih banyak sekali mineral yang yang ada dalam kandungan tanahnya.

3. Pembuatan Tempat Penyemaian

Pembuatan Tempat Penyemaian
Pembuatan Tempat Penyemaian

Pembuatan penyemaian tersebut juga tidak kalah pentingnya, karena selain lahan lainnya, maka pembuatan tempat penyemaian tersebut sangat diperhatikan agar dalam proses penanaman nanti tidak terganggu, coba anda buat tempat penyemaian agar proses penanaman cabai tersebut menjadi bagus. Penyemaian bisa anda buat dari berbagai bahan, bisa anda buat dari bekas aqua gelas, dan dari bahan lainnya.

4. Penyemaian

Penyemaian
Penyemaian

Dalam penyemaian benih alangkah baiknya anda buat atau tanam per aqua hanya satu biji benih cabai Rawit agar nantinya bagus dalam proses berkembang. Proses penyemaian cabai Rawit bisa anda lakukan selama 1 bulan sampai 1 ½ bulan agar benih cabai Rawit tersebut matang untuk ditanam.

5. Pengolohan Lahan

Pengolahan lahan
Pengolahan Lahan

Proses pengolahan lahan tanah adalah modal awal yang dilakukan oleh para petani untuk menanam cabai Rawit. Tanah yang sudah siap untuk ditanam maka harus  dicangkul terlebih dahulu agar dalam proses penanaman mudah dan baik. Proses pengolahan tanah bisa anda lakukan dengan mesin ataupun dengan manual kalau lokasinya sedikit.

6. Pembuatan Bedengan

Pembuatan bedengan
Pembuatan bedengan

Setelah anda melakukan pengolahan lahan maka anda buat bedengan agar terlihat rapi dan mudah dalam proses selanjutnya , tetapi jangan lupa agar membuat lubang untuk menanam cabai Rawit tersebut setelah anda buat bedengan.

7. Penaburan Pupuk Organik

Penaburan Pupuk Organik
Penaburan Pupuk Organik

Penaburan pupuk organik anda bisa lakukan setelah anda buat lubang tersebut, maka ketika sudah membuat lubang maka tabur pupuk organik secukupnya sesuai aturan para petani yang sudah memiliki pengalaman.

8. Penaburan Pupuk Kimia

Setelah anda masukan pupuk organik maka anda masukan juga pupuk kimia seperti ZA, Mutiara, Poska dan pupuk lainnya, namun jangan terlalu banyak tetapi taburkan secukupnya agar tidak berpotensi pada proses penanaman cabai Rawit nanti.

Setelah anda tabur pupuk kimia tersebut, campur dengan bantuan alat untuk diaduk rata dengan pupuk organik dan tanah. Biarkan pupuk kimia dan organik tersebut tercampur merata selama 2 sampai 4 hari.

9. Cara Menanam Cabai Rawit

Cara Menanam Cabai Rawit
Cara Menanam Cabai Rawit

Setelah anda biarkan 4 hari pupuk tersebut merata dengan tanah, maka anda siap untuk menanam bibit cabai Rawit yang sudah disemai tersebut dan alngkah baiknya anda tanam bibit cabai sekitar umur 1 bulan, karena dalam perkembangan nantinya akan menjadi lebih baik dan tumbuh dengan baik dan hijau.

10. Pemeliharaan

Pemeliharaan
Pemeliharaan

Pemeliharaan anda lakukan setelah anda menanam cabai Rawit ke lahan yang sudah anda buat, pemeliharaan adalah cara dimana anda melihat setiap hari perkembangan cabai tersebut. Pemeliharaan tersebut bisa anda lakukan dengan berbagai cara seperti penyemprotan atau yang lainnya.

11. Penyemprotan

Penyemprotan
Penyemprotan

Penyemprotan adalah dimana anda lakukan untuk mencegah atau membasmi hama yang ada ditanaman cabai Rawit tersebut. Penyemprotan juga harus sesuai dosis yang dianjurkan oleh para pembuat obat-obatan yang sudah tertera di dalam kemasan.

12. Penyiangan

Penyiangan
Penyiangan

Baca Juga : 15 Cara Menanam Buncis Yang Benar dan Tepat



Penyiangan anda lakukan dengan cara membersihkan rumput yang ada disekitar cabai Rawit, karena rumput tersebut dapat mengganggu pertumbuhan cabai Rawit, maka dalam penyiangan tersebut harus diperhatikan juga.

13. Pemberian Pupuk Ulang

Pemberian pupuk ulang ini dilakukan dalam umur seminggu dan seterusnya setelah ditanam ke lahan, maka anda bisa lakukan dengan pemberian pupuk ulang lagi baik pupuk untuk batang, daun dan buah, tetapi labih baiknya juga pupuk tersebut lengkap digunakan, namun dengan dosis yang sesuai.

14. Penyiraman

Penyiraman
Penyiraman

Penyiraman perlu dilakukan dikala anda menanam cabai Rawit dimusim kemarau, maka anda coba menyiram dengan sesuai kebutuhan misal pagi dan sore hari agar tujuan tidak mati dan layu.

15. Pemberian Turus

Pemberian Turus
Pemberian Turus

Dalam menanam cabai Rawit ternyata harus diberi dengan turus agar ketika sudah tumbuh tidak jatuh atau patah, karena kalau musim hujan akan selalu sensitif oleh angin yang besar bahkan akan jatuh, maka dari itu siapkan dan berikan turus secukupnya didekat batangnya oleh bambu yang seperti pagar dan ikat dengan tali agar kokoh.

16. Panen

Panen
Panen

Panen cabai Rawit dilakukan dengan melihat waktu atau melihat perkembangan cabai tersebut, ciri cabai Rawit yang sudah baik untuk di panen adalah warnanya yang sudah merah, maka siap untuk dipanen. Lama pemeliharaan cabai Rawit sampai dengan panen itu tergantung pada suhu tempat penanaman, karena suhu sangat berpengaruh besar dalam penanaman cabai Rawit.

Itulah 16 cara menanam cabai Rawit yang benar dan bisa anda lakukan dengan mudah.

Tags: Cabai Rawit, Menanam Cabai Rawit

Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com